REDAKSI8.COM, BALANGAN — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pemuda Kabupaten Balangan. Noviea Futri, pemudi asal Desa Hilir Pasar, Kecamatan Lampihong, berhasil menembus enam besar peserta terbaik kategori putri dalam Seleksi Wirasena Youth Camp, Pemilihan Pemuda/i Terbaik Kalimantan Selatan.
Capaian tersebut menjadi langkah penting bagi Noviea untuk membawa nama Kabupaten Balangan sekaligus Kalimantan Selatan ke panggung yang lebih tinggi. Ia kini berpeluang melanjutkan perjuangan pada seleksi tingkat nasional sebagai salah satu kandidat wakil Kalimantan Selatan.
Seleksi yang berlangsung di Banjarmasin pada 1 hingga 3 September 2026 tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan.
Tidak mudah bagi Noviea untuk berada di posisi enam besar. Ia harus melewati persaingan dengan 45 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.
Proses seleksi dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari pemberkasan administrasi, pembuatan proyek, penilaian, hingga tahapan seleksi lanjutan. Setiap peserta dituntut tidak hanya memiliki kemampuan secara personal, tetapi juga mampu menunjukkan gagasan, kreativitas, kepemimpinan, serta potensi yang dapat dikembangkan untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Di tengah persaingan tersebut, Noviea mampu menunjukkan kapasitasnya dan akhirnya masuk dalam jajaran enam peserta terbaik kategori putri.
Noviea Futri lahir di Lampihong pada 4 November 2006. Saat ini, ia tercatat sebagai mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Keberhasilannya menjadi enam besar sekaligus menunjukkan bahwa pemuda dari daerah memiliki peluang yang sama untuk bersaing dan berprestasi di tingkat provinsi, bahkan nasional.
Ketua Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI) Kabupaten Balangan, Ahmad Juliansyah, M.Pd., yang akrab disapa Julian, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Noviea.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras dan kesungguhan Noviea selama mengikuti proses seleksi yang berlangsung cukup ketat.
“Alhamdulillah, kita sangat bersyukur dan bangga Noviea Futri berhasil masuk dalam enam peserta terbaik kategori putri Kalimantan Selatan. Ini bukan proses yang mudah karena Novie harus bersaing dengan 45 peserta dari berbagai kabupaten/kota,” ujar Julian.
Ia berharap keberhasilan tersebut tidak membuat Noviea cepat berpuas diri. Sebaliknya, capaian enam besar diharapkan menjadi modal dan motivasi untuk menghadapi tahapan berikutnya.
Julian juga berharap Noviea mampu memberikan penampilan dan kemampuan terbaik pada tahapan tingkat nasional.
“Semoga Noviea dapat terus menjaga semangat, mempersiapkan diri dengan baik dan nantinya mampu membawa nama Kalimantan Selatan, khususnya Kabupaten Balangan, di tingkat nasional,” harapnya.
Keberhasilan Noviea juga tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (DISPORAPAR).
Julian menyampaikan terima kasih kepada DISPORAPAR Kabupaten Balangan yang telah memberikan dukungan terhadap persiapan peserta hingga keberangkatan Noviea bersama pendamping. Dukungan tersebut termasuk penyediaan fasilitas akomodasi selama mengikuti kegiatan.
Dukungan pemerintah daerah dinilai penting untuk membuka ruang bagi generasi muda Balangan agar dapat mengikuti berbagai ajang pengembangan kapasitas dan prestasi di tingkat yang lebih luas.
Sementara itu, Ketua Bidang Pemuda DISPORAPAR Kabupaten Balangan, Yansyah, S.Kom., M.M., turut memberikan apresiasi atas capaian Noviea.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pemuda Balangan memiliki potensi besar dan mampu bersaing dengan pemuda dari daerah lain di Kalimantan Selatan.
“Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi Noviea untuk terus mengembangkan potensi diri dan menjadi inspirasi bagi pemuda-pemudi lainnya di Kabupaten Balangan,” kata Yansyah.
Lolosnya Noviea ke enam besar bukan sekadar pencapaian individu. Prestasi tersebut juga menjadi gambaran bahwa kesempatan bagi generasi muda dari daerah untuk berkembang semakin terbuka.
Dari Desa Hilir Pasar, Kecamatan Lampihong, Noviea mampu melangkah hingga bersaing dengan puluhan peserta dari seluruh Kalimantan Selatan.
Kini, perjuangannya belum berakhir. Setelah berhasil melewati seleksi tingkat provinsi, Noviea harus kembali mempersiapkan diri menghadapi tahapan selanjutnya.
Jika mampu melanjutkan perjuangan hingga tingkat nasional, namanya tidak hanya akan membawa identitas pribadi, tetapi juga menjadi representasi Kabupaten Balangan dan Kalimantan Selatan.
Prestasi Noviea diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi pemuda Balangan lainnya untuk berani bermimpi, mengembangkan kemampuan, serta mengambil bagian dalam berbagai ajang pengembangan kepemudaan.
Dari daerah, menuju provinsi, dan kini membuka peluang ke tingkat nasional, Noviea Futri membuktikan bahwa potensi pemuda Balangan layak diperhitungkan.
Capaian tersebut menjadi langkah penting bagi Noviea untuk membawa nama Kabupaten Balangan sekaligus Kalimantan Selatan ke panggung yang lebih tinggi. Ia kini berpeluang melanjutkan perjuangan pada seleksi tingkat nasional sebagai salah satu kandidat wakil Kalimantan Selatan.
Seleksi yang berlangsung di Banjarmasin pada 1 hingga 3 September 2026 tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan.
Tidak mudah bagi Noviea untuk berada di posisi enam besar. Ia harus melewati persaingan dengan 45 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.
Proses seleksi dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari pemberkasan administrasi, pembuatan proyek, penilaian, hingga tahapan seleksi lanjutan. Setiap peserta dituntut tidak hanya memiliki kemampuan secara personal, tetapi juga mampu menunjukkan gagasan, kreativitas, kepemimpinan, serta potensi yang dapat dikembangkan untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Di tengah persaingan tersebut, Noviea mampu menunjukkan kapasitasnya dan akhirnya masuk dalam jajaran enam peserta terbaik kategori putri.
Noviea Futri lahir di Lampihong pada 4 November 2006. Saat ini, ia tercatat sebagai mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Keberhasilannya menjadi enam besar sekaligus menunjukkan bahwa pemuda dari daerah memiliki peluang yang sama untuk bersaing dan berprestasi di tingkat provinsi, bahkan nasional.
Ketua Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI) Kabupaten Balangan, Ahmad Juliansyah, M.Pd., yang akrab disapa Julian, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Noviea.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras dan kesungguhan Noviea selama mengikuti proses seleksi yang berlangsung cukup ketat.
“Alhamdulillah, kita sangat bersyukur dan bangga Noviea Futri berhasil masuk dalam enam peserta terbaik kategori putri Kalimantan Selatan. Ini bukan proses yang mudah karena Novie harus bersaing dengan 45 peserta dari berbagai kabupaten/kota,” ujar Julian.
Ia berharap keberhasilan tersebut tidak membuat Noviea cepat berpuas diri. Sebaliknya, capaian enam besar diharapkan menjadi modal dan motivasi untuk menghadapi tahapan berikutnya.
Julian juga berharap Noviea mampu memberikan penampilan dan kemampuan terbaik pada tahapan tingkat nasional.
“Semoga Noviea dapat terus menjaga semangat, mempersiapkan diri dengan baik dan nantinya mampu membawa nama Kalimantan Selatan, khususnya Kabupaten Balangan, di tingkat nasional,” harapnya.
Keberhasilan Noviea juga tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (DISPORAPAR).
Julian menyampaikan terima kasih kepada DISPORAPAR Kabupaten Balangan yang telah memberikan dukungan terhadap persiapan peserta hingga keberangkatan Noviea bersama pendamping. Dukungan tersebut termasuk penyediaan fasilitas akomodasi selama mengikuti kegiatan.
Dukungan pemerintah daerah dinilai penting untuk membuka ruang bagi generasi muda Balangan agar dapat mengikuti berbagai ajang pengembangan kapasitas dan prestasi di tingkat yang lebih luas.
Sementara itu, Ketua Bidang Pemuda DISPORAPAR Kabupaten Balangan, Yansyah, S.Kom., M.M., turut memberikan apresiasi atas capaian Noviea.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pemuda Balangan memiliki potensi besar dan mampu bersaing dengan pemuda dari daerah lain di Kalimantan Selatan.
“Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi Noviea untuk terus mengembangkan potensi diri dan menjadi inspirasi bagi pemuda-pemudi lainnya di Kabupaten Balangan,” kata Yansyah.
Lolosnya Noviea ke enam besar bukan sekadar pencapaian individu. Prestasi tersebut juga menjadi gambaran bahwa kesempatan bagi generasi muda dari daerah untuk berkembang semakin terbuka.
Dari Desa Hilir Pasar, Kecamatan Lampihong, Noviea mampu melangkah hingga bersaing dengan puluhan peserta dari seluruh Kalimantan Selatan.
Kini, perjuangannya belum berakhir. Setelah berhasil melewati seleksi tingkat provinsi, Noviea harus kembali mempersiapkan diri menghadapi tahapan selanjutnya.
Jika mampu melanjutkan perjuangan hingga tingkat nasional, namanya tidak hanya akan membawa identitas pribadi, tetapi juga menjadi representasi Kabupaten Balangan dan Kalimantan Selatan.
Prestasi Noviea diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi pemuda Balangan lainnya untuk berani bermimpi, mengembangkan kemampuan, serta mengambil bagian dalam berbagai ajang pengembangan kepemudaan.
Dari daerah, menuju provinsi, dan kini membuka peluang ke tingkat nasional, Noviea Futri membuktikan bahwa potensi pemuda Balangan layak diperhitungkan.



