REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Laju pesat teknologi informasi di ruang digital menghadirkan tantangan tersendiri bagi kualitas demokrasi Indonesia, terutama terkait penyebaran disinformasi dan pelanggaran pemilu siber.
Merespons dinamika tersebut, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menggelar Bawaslu Campus Connect bertema ‘Generasi Digital, Demokrasi Transparan‘ di Lecture Theater Gedung 1 FISIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin, Jumat (7/8/2026).

Melalui agenda itu, generasi muda yang lekat dengan ekosistem digital diposisikan sebagai garda terdepan dalam menjaga kebersihan informasi serta mengawal pengawasan pemilu partisipatif.
Kolaborasi tersebut mendorong civitas akademika untuk memanfaatkan literasi digital secara kritis supaya mampu memilah data dan menangkal potensi kecurangan di era digital.
Kehadiran program strategis ini disambut positif oleh pihak kampus.
Wakil Rektor III ULM, Dr. Muhamad Rusmin Nuryadin menegaskan, pentingnya peran institusi pendidikan sebagai laboratorium pemikiran dan aksi nyata perubahan bagi iklim politik nasional.
“Kampus adalah ruang lahirnya pemikiran dan gerakan perubahan, sehingga melalui Bawaslu Campus Connect ini mahasiswa ULM dapat terhubung dengan Bawaslu dan bersama-sama membangun pemahaman yang sama tentang demokrasi dan pengawasan pemilu,” ujarnya.
Pemilihan FISIP ULM sebagai tempat penyelenggaraan dinilai sangat relevan untuk menggembleng kesadaran kritis mahasiswa terhadap isu kepemiluan.
Sinergi itu diharapkan dapat membentuk karakter mahasiswa sebagai pemilih cerdas sekaligus pengawas aktif yang responsif terhadap dinamika di media sosial.
Acara dibuka dengan sambutan utama dari Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data dan Informasi Bawaslu, Dr. H. Puadi, serta menghadirkan Ketua Komisi II DPR RI, Dr. H. M. Rifqinizamy Karsayuda sebagai keynote speaker.
Sejumlah pakar turut memperkaya diskusi interaktif yang dipandu moderator Nur Amalia Fitri, diantaranya Ketua Umum Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Dr. H. Alfitra Salam, akademisi Universitas Bhayangkara Jakarta Dr. Ardhana Ulfa Azis, serta Wakil Dekan II FISIP ULM Banjarmasin Dr. Mahyuni.



