REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan (Kalsel) siap memfasilitasi dialog antara mahasiswa dan anggota DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Selatan untuk penyampaian aspirasinya terkait sejumlah isu nasional.
Ketua DPRD Kalsel, Supian HK mengatakan, pihaknya akan mengundang seluruh anggota DPR RI asal Kalsel agar mahasiswa dapat menyampaikan tuntutannya secara langsung kepada pihak yang memiliki kewenangan mengambil keputusan.

Meski demikian, ia menyadari kemungkinan tidak seluruh anggota dapat hadir dalam pertemua tersebut.
“Undangan tetap akan kami sampaikan kepada sebelas anggota DPR RI Dapil Kalimantan Selatan, karena mereka mewakili daerah pemilihan di Kalsel. Siapa pun yang bisa hadir nantinya akan kita pertemukan dengan mahasiswa,” ujarnya, Senin (15/6/26).
Menurutnya, sebagian besar tuntutan mahasiswa berkaitan dengan kebijakan nasional dan regulasi yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat serta DPR RI, bukan Pemerintah Daerah (Pemda).
“Ini bukan persoalan Perda, Pergub, atau kebijakan daerah. Banyak tuntutan yang berkaitan dengan undang-undang dan kebijakan nasional, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), pendidikan, dan lainnya. Tugas kami hanya memfasilitasi, mendengar, dan menyampaikan aspirasi masyarakat,” jelasnya.
DPRD Kalsel menargetkan dalam tiga hari ke depan sudah ada kepastian terkait anggota DPR RI yang dapat hadir untuk berdialog dengan mahasiswa.
Supian juga mengakui adanya kekecewaan dari mahasiswa karena surat-surat yang sebelumnya disampaikan belum mendapatkan tanggapan.
Namun, ia meminta semua pihak saling dan tidak saling menyalahkan.
“Kita harus memahami situasi yang ada. Fungsi DPRD jelas, yakni menyerap dan menyampaikan aspirasi. Karena persoalan ini sudah berskala nasional, maka penyelesaiannya berada di tangan Pemerintah Pusat dan DPR RI,” tuntasnya.
Ia memastikan DPRD Kalsel akan terus berupaya menjembatani komunikasi antara mahasiswa dan wakil rakyat di tingkat pusat agar aspirasi yang disampaikan dapat diteruskan kepada pihak yang berwenang.



