REDAKSI8.COM, BANJAR – Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung program sosial pemerintah terus dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satunya ditunjukkan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan yang menjalin sinergi dengan para petani tambak ikan air tawar di Desa Sungai Arfat, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.
Sinergi ini difokuskan pada dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang saat ini menjadi salah satu program prioritas dalam upaya peningkatan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan. Dalam hal ini, sektor perikanan air tawar dinilai memiliki potensi besar sebagai sumber protein hewani yang terjangkau, segar, dan mudah diakses.
Kunjungan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Selatan Alin Wijaya didampingi oleh Bidang Hubungan Antar Lembaga, Nezekiel Hutapea, serta Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK), Ana Setiani.
Kehadiran rombongan disambut oleh para petani tambak ikan air tawar yang tergabung dalam kelompok Petani Sulasih, yang selama ini aktif mengelola budidaya ikan di wilayah tersebut. Dalam kunjungan itu, dilakukan dialog interaktif untuk menyerap aspirasi petani sekaligus melihat secara langsung kondisi tambak, sistem budidaya, hingga potensi produksi yang dapat dikembangkan.
Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Selatan menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam membangun keterhubungan antara sektor produksi pangan dengan kebutuhan konsumsi masyarakat. Menurutnya, petani tambak memiliki peran strategis dalam menyuplai bahan pangan bergizi, khususnya ikan air tawar seperti lele, nila, dan patin, yang sangat dibutuhkan dalam program Makan Bergizi Gratis.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihaknya akan mendorong penguatan kapasitas petani melalui pendampingan, peningkatan akses terhadap pakan, bibit unggul, serta membuka peluang kemitraan agar hasil produksi dapat terserap secara berkelanjutan. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan petani tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperoleh kepastian pasar yang lebih jelas.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pangan lokal yang berkelanjutan, di mana produksi dari desa dapat langsung terhubung dengan kebutuhan konsumsi masyarakat melalui program pemerintah. Selain memperkuat ketahanan pangan, langkah ini juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani dan perputaran ekonomi di tingkat lokal.
Melalui kolaborasi antara DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Selatan dan para petani tambak di Desa Sungai Arfat, diharapkan program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efektif dengan dukungan pasokan bahan pangan yang berkualitas dan berkelanjutan. Sinergi ini menjadi contoh nyata bahwa kekuatan sektor pertanian dan perikanan lokal memiliki peran penting dalam menjawab tantangan pemenuhan gizi masyarakat sekaligus mendorong kemandirian pangan daerah.



