REDAKSI8.COM, BANJARMASIN — Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui Unit Penunjang Akademik (UPA) Bahasa melaksanakan kegiatan Training of Trainers (ToT) TOEFL iBT yang dirangkaikan dengan perjalanan dinas UPA Bahasa ULM di Ruang MKBT, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ULM pada Rabu hingga Kamis (5–6/8/2026).
Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari komitmen ULM dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang layanan kebahasaan sekaligus memperkuat kualitas pendampingan dan pembelajaran bahasa Inggris yang mengacu pada standar internasional.

Melalui pelatihan tersebut, para peserta dibekali pemahaman komprehensif mengenai format, karakteristik dan strategi pembelajaran TOEFL iBT yang efektif.
Pelatihan itu menghadirkan narasumber Prof. Didin Nuruddin Hidayat.
Tujuan pelatihan sendiri untuk menghasilkan tenaga pengajar yang kompeten dan profesional demi memberikan layanan pelatihan berkualitas kepada sivitas akademika maupun masyarakat umum.
Langkah strategis itu ditujukan untuk mendukung peningkatan kemampuan bahasa Inggris dalam menghadapi tantangan pendidikan, dunia kerja dan kompetisi global.
Kepala UPA Bahasa ULM Dr. Noor Eka Chandra menyampaikan, kegiatan ToT TOEFL iBT merupakan langkah awal dalam mempersiapkan penyelenggaraan TOEFL iBT di Kalsel, mengingat layanan tersebut belum tersedia di Banjarmasin hingga saat ini.
“Kami berharap Bapak dan Ibu dapat berkomitmen mengikuti pelatihan ini selama dua hari. Meskipun mungkin cukup melelahkan, ilmu yang diperoleh akan menjadi bekal yang sangat berharga,” katanya.
Sementara itu, perwakilan Indonesian International Education Foundation (IIEF), Hasanudin menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan pelatihan selama dua hari.
Ia berharap pelatihan tersebut dapat memberikan pemahaman yang mendalam mengenai TOEFL iBT kepada para peserta.
“Selama dua hari ke depan kita akan bersama-sama membedah TOEFL iBT. Prof. Didin akan menjadi narasumber utama yang memberikan materi secara mendalam, sedangkan saya hanya mengantarkan gambaran umum mengenai program ini,” ujarnya.
Hasanudin menjelaskan, kegiatan itu merupakan hasil kolaborasi antara UPA Bahasa ULM dengan IIEF, sebuah lembaga yang telah berkiprah selama lebih dari empat dekade di bidang pendidikan.



