REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU — Tim SAR Gabungan menggelar operasi pencarian terhadap seorang pria yang dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di sebuah danau kawasan Kampung Batu Harang, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Senin (10/8/2026).
Korban teridentifikasi bernama Bahrani (59), warga Jalan Kodeco Kilometer 53, Kecamatan Mentewe. Hingga Senin malam, keberadaan korban masih belum ditemukan dan dinyatakan dalam pencarian intensif.

Peristiwa ini bermula ketika Bahrani berangkat pergi mencari ikan sendirian menggunakan perahu kayu di danau tersebut sekitar pukul 16.00 WITA.
Namun, hanya berselang satu jam kemudian, warga setempat dibuat curiga setelah menemukan perahu milik korban mengapung di tengah danau tanpa awak.
Hingga malam hari, korban tak kunjung kembali ke rumah. Warga sempat berupaya menyisir area sekitar secara mandiri, tetapi tidak membuahkan hasil hingga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan kondisi membahayakan manusia (KMM) dari anggota Rescue PKJR, Arif Maulana, pada pukul 20.45 WITA.
“Setelah menerima laporan pada pukul 20.45 WITA, kami langsung mengerahkan satu tim rescue berjumlah enam orang dari Unit Siaga SAR Batulicin pada pukul 21.05 WITA menuju lokasi kejadian,” kata I Putu Sudayana.
Tim penolong menempuh perjalanan darat sejauh 60,9 kilometer dan diperkirakan tiba di lokasi kejadian pada pukul 22.20 WITA.
Berbagai sarana pendukung dan alat pertolongan air dikerahkan untuk memaksimalkan pencarian di perairan danau.
“Tim bergerak menggunakan Rescue Car D-Max Box dan telah dibekali dengan peralatan water rescue serta perlengkapan selam guna mengoptimalkan penyisiran di area danau,” ujarnya.
Operasi pencarian ini dilakukan secara bersinergi oleh unsur SAR Gabungan yang terdiri dari Unit Siaga SAR Batulicin Basarnas, Polsek Mantewe, Polres Tanah Bumbu, Satpol PP dan Damkar Tanah Bumbu, BPBD Tanah Bumbu, Babinsa Koramil Mantewe, Tim Rescue PKJR, serta masyarakat setempat.
Sejumlah armada dan perlengkapan SAR disiagakan di lokasi, di antaranya satu unit perahu karet, dua set peralatan selam, sarana komunikasi, dan alat pendukung keselamatan air lainnya.
Meski pencarian dilakukan hingga malam hari, kondisi cuaca di area Kampung Batu Harang terpantau cerah sehingga belum ada kendala cuaca yang mengganggu jalannya penyisiran. Tim SAR Gabungan terus berkoordinasi erat di lapangan guna menemukan keberadaan korban secepatnya.



