REDAKSI8.COM, BANJAR – Safari Ramadan hari kelima Pemerintah Kabupaten Banjar menjadi momentum penguatan silaturahmi sekaligus pelayanan publik. Saidi Mansyur, bersama jajaran, bersilaturahmi dengan masyarakat di Masjid Shilahuddin, Desa Manarap Baru, Kecamatan Kertak Hanyar, Senin (23/2/2026) sore.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang ibadah dan kebersamaan di bulan suci Ramadan, tetapi juga sarana dialog langsung antara pemerintah daerah dan masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Banjar menekankan pentingnya menjaga dan merawat hasil-hasil pembangunan, khususnya infrastruktur jalan yang telah dibangun di wilayah Kecamatan Kertak Hanyar.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur merupakan proses berkelanjutan yang membutuhkan dukungan semua pihak agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Jalan yang sudah dibangun dan berjalan dengan baik harus kita jaga dan rawat bersama. Sementara jalan-jalan lain di Kabupaten Banjar akan terus kita upayakan membaik sesuai dengan prinsip-prinsip pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan,” ujar Saidi Mansyur.
Ia juga menegaskan bahwa Safari Ramadan merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memberikan pelayanan terbaik, baik di bidang infrastruktur, pendidikan, maupun pelayanan sosial keagamaan.
“Melalui momentum Safari Ramadan ini, kami berharap Allah SWT memberikan kemudahan dan keberkahan agar kami dapat melayani masyarakat Kabupaten Banjar dengan lebih baik lagi,” harapnya.
Sementara itu, tausiyah Ramadan disampaikan oleh Muhammad Itqon. Dalam ceramahnya, Guru Itqon mengajak seluruh jemaah untuk memperbanyak rasa syukur karena kembali dipertemukan dengan bulan suci Ramadan.
“Ramadan adalah bulan penuh keberkahan. Allah SWT memberikan kesempatan kepada kita untuk memperbanyak ibadah yang pahalanya dilipatgandakan,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas puasa, tidak hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga perilaku, ucapan, dan perbuatan dari hal-hal yang dapat mengurangi nilai pahala puasa. Menurutnya, Ramadan harus menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan serta memperbaiki kualitas ibadah secara menyeluruh.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Banjar turut menyerahkan berbagai bentuk bantuan sebagai wujud perhatian pemerintah daerah terhadap penguatan kehidupan keagamaan dan kesejahteraan masyarakat. Bantuan yang disalurkan antara lain bantuan keuangan bersifat khusus kepada desa untuk pembangunan dan perbaikan sarana prasarana rumah ibadah sebesar Rp50 juta, serta satu boks Al-Qur’an terjemah Bahasa Banjar.
Selain itu, diserahkan pula bantuan hibah bidang keagamaan kepada Yayasan Al-Huda Amanah Kecamatan Kertak Hanyar sebesar Rp485.632.000 dan Yayasan Haji Markusin Arief Kecamatan Kertak Hanyar sebesar Rp100 juta. Pemerintah Kabupaten Banjar juga menyalurkan bantuan sosial paket sembako kepada masyarakat penerima manfaat, bantuan paket logistik pascabencana, serta bantuan satu set mukena.
Bantuan mukena tersebut diserahkan langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Banjar, Nurgita Tiyas, sebagai bentuk kepedulian TP PKK terhadap kebutuhan ibadah masyarakat, khususnya kaum perempuan.
Safari Ramadan ini diharapkan tidak hanya mempererat ukhuwah antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk menyerap aspirasi warga, memperkuat nilai keagamaan, serta memastikan program pembangunan dan bantuan sosial benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di tingkat desa.



