REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Semangat kepedulian sosial kembali digaungkan oleh kader Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kalimantan Selatan. Melalui agenda Deklarasi Ulang, Rumah KAMMI Peduli Kalsel resmi diaktifkan kembali pada Minggu (30/3/2026) kemarin, sebagai langkah strategis untuk menghidupkan kembali gerakan sosial-kemanusiaan yang sempat vakum sejak beberapa tahun terakhir.
Kegiatan yang digelar di Banjarmasin ini menjadi momentum penting dalam mempertegas komitmen kader KAMMI untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam menjawab berbagai persoalan sosial yang kian kompleks.
Rumah KAMMI Peduli sendiri pertama kali berdiri pada tahun 2021 sebagai wadah aksi kemanusiaan, namun dalam perjalanannya sempat mengalami kevakuman. Kini, melalui inisiasi dr. M. Iqbal Hisyam Qiroth bersama Odri Nur Qashdi dan Muhammad Arsyad, organisasi ini kembali dihidupkan dengan semangat baru yang lebih terarah dan profesional.
Dalam sambutannya, dr. M. Iqbal Hisyam Qiroth menegaskan bahwa deklarasi ulang ini bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal untuk membangun gerakan yang lebih kuat dan berkelanjutan.
“Deklarasi ulang Rumah KAMMI Peduli Kalimantan Selatan hari ini bukan sekadar menghidupkan kembali sebuah wadah, tetapi juga menegaskan komitmen kita untuk terus hadir di tengah masyarakat. Tantangan sosial dan kemanusiaan saat ini semakin kompleks, sehingga diperlukan gerakan yang lebih terstruktur, profesional, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, ke depan Rumah KAMMI Peduli diharapkan mampu menjadi pusat kolaborasi berbagai elemen, baik kader KAMMI maupun masyarakat umum, dalam menggerakkan aksi nyata di lapangan.
Nerbagai program strategis pun telah disiapkan, mulai dari respon tanggap bencana, penyaluran bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas, hingga edukasi kesehatan yang menyasar kelompok rentan. Seluruh program tersebut dirancang tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga solutif dan berdampak jangka panjang.
“Kami berharap Rumah KAMMI Peduli dapat menjadi garda terdepan dalam menghadirkan solusi, dengan semangat kolaborasi dan profesionalitas. Ini adalah langkah awal untuk membangun gerakan kepedulian yang tidak hanya responsif, tetapi juga solutif dan transformatif,” tambahnya.
Aktivasi kembali Rumah KAMMI Peduli Kalsel ini juga diharapkan mampu melahirkan berbagai inisiatif sosial yang inovatif dan berkelanjutan. Selain itu, keberadaan wadah ini menjadi sarana penguatan peran kader KAMMI sebagai pelayan umat dan bangsa, sekaligus memperluas jangkauan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Dengan semangat baru yang diusung, Rumah KAMMI Peduli Kalsel optimistis dapat menjadi motor penggerak aksi kemanusiaan di Kalimantan Selatan, serta menjadi contoh gerakan sosial berbasis kader yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.



