REDAKSI8.COM, BANJAR – Dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan yang menyeluruh dan berorientasi pada kebutuhan fisik maupun batin pasien, RSUD Ratu Zalecha Martapura melalui Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) melaksanakan kegiatan penyuluhan kerohanian bertema “Rahasia di Balik Sakit”. Kegiatan tersebut digelar di ruang tunggu Poliklinik Rawat Jalan RSUD Ratu Zalecha, Rabu (4/2/2026), dan diikuti oleh pasien serta para pengunjung rumah sakit.
Penyuluhan kerohanian ini menghadirkan Insan Nor Rahman, Penyuluh Agama Islam Fungsional dari Kementerian Agama Kabupaten Banjar, sebagai narasumber. Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa sakit merupakan bagian dari cobaan dan ujian kehidupan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT bagi setiap manusia.
“Setiap manusia akan diuji baik dengan hal yang menyenangkan maupun yang tidak disukai, termasuk kesehatan dan penyakit. Melalui sakit, seorang hamba diajak untuk bersabar, melakukan introspeksi diri, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” ucapnya di hadapan para peserta penyuluhan.
Lebih lanjut, Insan Nor Rahman menjelaskan bahwa di balik kondisi sakit tersimpan berbagai hikmah yang bernilai spiritual. Sakit dapat menjadi kebaikan bagi seorang muslim apabila dihadapi dengan kesabaran dan keikhlasan, menjadi sarana penghapus dosa, serta pengingat agar manusia tidak lalai dalam menjalankan kewajiban kepada Sang Pencipta.
Ia juga menyampaikan bahwa sakit dapat menjadi bentuk kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya, sebagai jalan untuk mendekatkan diri kepada-Nya dan bahkan menjadi sebab keselamatan dari siksa api neraka bagi mereka yang mampu bersabar dan bertawakal.
“Oleh karena itu, umat muslim diingatkan untuk tidak mengeluh, mencaci penyakit, ataupun berburuk sangka kepada Allah SWT atas musibah yang dialami. Sebaliknya, sakit hendaknya disikapi dengan kesabaran dan doa,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Tim PKRS RSUD Ratu Zalecha, Dwi Retmasushanty Arsini, menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan kerohanian tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam menerapkan konsep pelayanan holistik. Menurutnya, proses penyembuhan pasien tidak hanya bergantung pada tindakan medis, tetapi juga memerlukan penguatan mental dan spiritual.
“Melalui kegiatan penyuluhan kerohanian ini, kami berharap pasien dan pengunjung rumah sakit dapat memperoleh ketenangan batin serta kekuatan spiritual dalam menghadapi sakit. Pendekatan rohani menjadi pelengkap ikhtiar medis agar proses penyembuhan dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan kerohanian seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan tema-tema yang relevan, sebagai bentuk dukungan psikososial dan spiritual bagi pasien serta keluarga yang mendampingi.
Kegiatan penyuluhan kerohanian tersebut mendapat respons positif dari pasien dan pengunjung Poliklinik Rawat Jalan RSUD Ratu Zalecha. Banyak peserta tampak antusias menyimak materi yang disampaikan, bahkan sebagian di antaranya mengaku merasa lebih tenang dan termotivasi setelah mengikuti kegiatan tersebut.
Dengan adanya program penyuluhan kerohanian ini, RSUD Ratu Zalecha Martapura menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga memperhatikan kebutuhan spiritual dan emosional masyarakat, guna mewujudkan pelayanan kesehatan yang paripurna.



