REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banjarbaru menggelar vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) yang diikuti sebanyak 300 orang peserta, Kamis (29/1/26).
Kegiatan berlangsung di Aula Kantor BBPOM Banjarbaru dan didominasi Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan.

Vaksinasi itu dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT BPOM ke-25, HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-54, serta HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-26, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan perempuan, khususnya pencegahan kanker serviks.
Dewan Perwakilan Korpri Nasional (DPKN) Pusat, Asriadi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program yang digagas oleh KORPRI Pusat.
“Ini acara yang digagas oleh KORPRI Pusat. Harapannya, karena kanker serviks merupakan kanker pembunuh nomor dua setelah kanker payudara, ASN wanita dan seluruh perempuan dapat terlindungi dari penyakit ini, sehingga tetap sehat dan bisa beraktivitas tanpa hambatan,” ujarnya.
Ia menyampaikan, secara nasional program vaksinasi HPV menargetkan satu juta dosis. Yang mana di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) pelaksanaan vaksinasi dilakukan di dua lokasi.
“Di Kalsel saat ini ada dua titik. Kemarin di Tanah Bumbu tercatat 230 orang, dan hari ini di Banjarbaru yang terdaftar sebanyak 300 orang,” sebutnya.
Menurut Asriadi, program vaksinasi HPV tersebut merupakan program perdana yang diluncurkan secara nasional pada 28 November 2025 lalu.
“Harapannya ibu-ibu ASN atau perempuan ASN bisa lebih sehat, produktif, dan ke depan dapat melahirkan generasi yang lebih baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Perwakilan Dharma Wanita Persatuan (DWP) BBPOM Banjarbaru, Nina Hartono menyebut, kegiatan itu sebagai bentuk apresiasi dan perhatian terhadap kesehatan perempuan di Kalimantan Selatan.
“Kegiatan vaksin ini merupakan salah satu bentuk apresiasi kami terhadap perempuan-perempuan di Indonesia, terutama di Kalimantan Selatan. Antusiasmenya sangat besar,” katanya.
Ia menilai, tingginya jumlah peserta mencerminkan meningkatnya kesadaran perempuan terhadap pentingnya pencegahan kanker serviks.
“Kalau dilihat dari antusiasme, cukup besar. Di lingkungan kami sendiri jumlahnya sekitar 300 peserta, ini angka yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan target nasional satu juta dosis,” ucapnya.
Selain itu, kedepan BBPOM Banjarbaru juga akan membuka peluang untuk kembali melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan.
Oleh karena itu, melalui vaksinasi HPV ini, BBPOM Banjarbaru bersama KORPRI dan DWP berharap dapat berkontribusi dalam menekan angka kanker serviks serta meningkatkan kualitas kesehatan perempuan.
“InsyaAllah ada rencana ke depan, meski bertahap. Ini baru tahap awal, mungkin ke depannya setiap peringatan HUT BBPOM, kegiatan seperti ini bisa kembali dilaksanakan,” tutupnya.



