REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Kepolisian Resort (Polres) Kota Banjarbaru berhasil mengamankan empat orang pemuda di Bundaran Simpang Empat Banjarbaru, Selasa (24/10/23) malam.
Empat orang pelajar yang ditertibkan tersebut diataranya inisial MH (18) dari Tapin, MR (18) Hulu Sungai Selatan, MD (17) Tanah Laut, dan MRO (15) Kabupaten Banjar.
Kesemuanya merupakan pelajar atau santri asal Martapura. Namun saat diperiksa tidak ditemukan sajam dan barang terlarang lainnya.
“Mereka diamankan di Mapolres hanya untuk menghindari isu gengster yang kini tengah marak di Banjarmasin,” ujar Kasi Humas Polres Banjarbaru, AKP Syahruji, Rabu (25/10/23
Maraknya geng motor bersenjata tajam yang meresahkan warga di Banjarmasin, menurutnya tidak menutup kemungkinan akan menyebar ke wilayah Kota Banjarbaru, sehingga dibutuhkan pengamanan.
Pihaknya pun menelusuri akun media sosial dari keempat pemuda itu. Alhasil, tidak ada satupun dari mereka yang mengarah ke kegiatan kriminal.
“Memang benar mereka hanya komunitas motor matik biasa, tidak terindikasi gengster,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Kota Banjarbaru, AKBP Dody Harza Kusumah menambahkan, semua pemuda yang diamankan dikembalikan ke orang tuanya masing-masing.
Penertiban ini dilaksanakan lantaran adanya isu teror gengster yang marak di Banjarmasin, sehingga Polres Banjarbaru memperketat patroli.
“Kami tingkatkan penjagaan, siang dan malam hari,” tegas Kapolres.
Dody mengimbau, bagi masyarakat yang mengetahui atau melihat langsung adanya tindakan kriminal maupun gengster berbahaya, segera melaporkan ke pihak yang berwajib melalui sambungan telepon di nomor 110.
“Kalau masyarakat melihat laporkan langsung, atau melalui aplikasi Cangkal milik Polres Banjarbaru,” pungkasnya.



