REDAKSI8.COM, BANJAR – Aktivitas lalu lintas di Jalan Ahmad Yani, tepat di depan Masjid Agung Al Karomah, sempat lumpuh total pada Jumat (13/2/2026) sore. Hal ini disebabkan oleh tumbangnya sebuah pohon berukuran besar yang melintang di badan jalan, sehingga menghambat pergerakan kendaraan dari dua arah dan menimbulkan kemacetan panjang.
Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba dan membuat sejumlah pengguna jalan panik. Beberapa kendaraan yang tengah melintas tidak sempat menghindar, sehingga pohon tumbang tersebut menimpa satu unit mobil jenis Mitsubishi Xpander dan satu sepeda motor Yamaha NMAX. Selain kerugian materi, kejadian ini juga mengakibatkan dua orang warga mengalami luka-luka.
Mendapatkan laporan dari masyarakat, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Tim rescue diterjunkan untuk melakukan penanganan darurat, evakuasi korban, serta pembersihan batang dan dahan pohon yang menutup jalan.
Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana DPKP Kabupaten Banjar, M. Kasyaf R, mengatakan bahwa pohon yang tumbang memiliki ukuran cukup besar sehingga proses evakuasi memerlukan waktu dan peralatan khusus. Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas tidak dapat dilalui sama sekali selama proses pembersihan berlangsung.
“Batang pohon menutup hampir seluruh badan jalan. Akibatnya, kemacetan tidak bisa dihindari. Petugas Damkar dibantu masyarakat sekitar langsung melakukan penanganan agar jalur ini bisa segera dibuka kembali,” ujar Kasyaf.
Ia menjelaskan, proses pembersihan berlangsung kurang lebih selama 90 menit. Petugas menggunakan mesin pemotong kayu untuk memotong batang pohon menjadi beberapa bagian agar lebih mudah dipindahkan. Selain itu, upaya dilakukan dengan sangat hati-hati untuk memastikan tidak ada sisa dahan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Dalam insiden tersebut, dua orang korban bernama Muhammad Fahriz dan Fatimahtus Azzahra mengalami luka dan segera dievakuasi ke RSUD Ratu Zalecha guna mendapatkan perawatan medis. Hingga berita ini diturunkan, keduanya masih menjalani pemeriksaan dan penanganan oleh tim medis.
Kasyaf menambahkan bahwa keberhasilan penanganan cepat tidak terlepas dari peran aktif masyarakat sekitar yang turut membantu petugas di lapangan. Warga membantu mengamankan lokasi, mengatur arus kendaraan secara manual, serta ikut memindahkan potongan batang pohon setelah dipotong.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada warga yang sigap membantu. Sinergi antara petugas dan masyarakat sangat penting dalam situasi darurat seperti ini,” tambahnya.
Setelah proses pembersihan selesai, jalan Ahmad Yani kembali dapat dilalui kendaraan dan arus lalu lintas berangsur normal. Petugas Damkar memastikan kondisi jalan benar-benar aman sebelum meninggalkan lokasi kejadian.
Sebagai langkah antisipasi, DPKP Kabupaten Banjar mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kejadian serupa, terutama saat cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan angin kencang. Pengguna jalan diharapkan lebih berhati-hati saat melintas di kawasan yang memiliki banyak pepohonan besar.
“Kejadian seperti ini bisa terjadi kapan saja. Kami mengajak masyarakat untuk segera melaporkan jika melihat pohon rawan tumbang atau kondisi darurat lainnya, agar dapat ditangani lebih cepat dan tidak menimbulkan korban,” pungkas Kasyaf.



