REDAKSI8.COM, BANJAR – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Banjar menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak banjir dengan turun langsung ke lapangan untuk melakukan penyisiran dan monitoring di sejumlah wilayah yang terdampak, Sabtu (3/1/2026).
Ketua DPC PKB Kabupaten Banjar, M Zaini, S.Pd.I., M.Pd, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran partai di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah. Selain melakukan pemantauan kondisi warga, PKB juga menyalurkan bantuan meski dengan keterbatasan.
“Hari ini kami menyisir dan memonitor beberapa lokasi warga yang terkena musibah banjir di Kabupaten Banjar. Kami juga memberikan bantuan walaupun alakadarnya. Ini sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian kami kepada masyarakat,” ujar M Zaini.
Ia menegaskan, langkah yang dilakukan PKB bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari komitmen moral dan solidaritas partai kepada rakyat. Menurutnya, kehadiran PKB di lokasi bencana juga sejalan dengan instruksi Ketua Umum PKB agar seluruh jajaran partai selalu hadir dan mengambil peran aktif ketika terjadi bencana di daerah.
“Ini adalah bentuk solidaritas PKB. Ketua Umum PKB telah menegaskan agar PKB selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana. Partai harus menjadi bagian dari solusi,” tegasnya.
Sementara itu, berdasarkan Infografis Data Bencana Alam Banjir BPBD Kabupaten Banjar per 1 Januari 2026, banjir telah melanda 10 kecamatan dan 124 desa/kelurahan di wilayah Kabupaten Banjar. Dampak banjir tersebut cukup signifikan, dengan 22.857 rumah terdampak, di antaranya 3.078 rumah terendam.
Jumlah warga terdampak tercatat mencapai 37.884 kepala keluarga atau 107.284 jiwa. Selain itu, data BPBD Kabupaten Banjar per Januari 2026 juga mencatat sebanyak 4.196 jiwa terpaksa mengungsi akibat banjir.
Para pengungsi tersebar di 17 titik lokasi, meliputi aula dinas pemerintahan, masjid, musala, rumah warga, hingga tenda-tenda darurat yang disiapkan untuk penanganan sementara.
PKB Kabupaten Banjar berharap sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, relawan, serta seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat guna mempercepat penanganan banjir dan pemulihan kondisi warga terdampak. Selain itu, PKB juga mendorong adanya langkah mitigasi dan penanganan jangka panjang agar kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.



