REDAKSI8.COM, BANJAR – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Banjar menggelar Sekolah Kader Perubahan sebagai langkah nyata memperkuat kapasitas kader sekaligus menyiapkan generasi pemimpin politik yang berintegritas, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kegiatan ini dilaksanakan di setiap dapil di Kabupaten Banjar dengan jumlah 5 dapil dan diikuti oleh puluhan kader muda PKB dari berbagai kecamatan di Kabupaten Banjar. Suasana kegiatan berlangsung dinamis dan penuh semangat, mencerminkan antusiasme peserta dalam mengikuti setiap sesi pelatihan.
Ketua DPC PKB Kabupaten Banjar, M. Zaini Makki, S.Pd., M.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa sekolah kader ini bukan sekadar forum pelatihan politik, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan kepemimpinan berbasis nilai-nilai kebangsaan serta keislaman.
“PKB ingin hadir bukan hanya sebagai partai yang ikut pemilu, tetapi menjadi ruang pembibitan kader-kader perubahan. Pemimpin tidak boleh lahir secara instan, ia harus ditempa melalui proses pendidikan, pengalaman, dan pembentukan nilai,” ujarnya.
Zaini Makki menambahkan, PKB berkomitmen untuk terus melahirkan kader yang tidak hanya cakap secara politik, tetapi juga memiliki empati sosial tinggi dan semangat melayani masyarakat. “Kader PKB harus menjadi motor perubahan di lingkungannya, menjadi contoh dan penggerak bagi warga sekitar,” tegasnya.
Sekolah Kader Perubahan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi, praktisi pemberdayaan masyarakat, hingga pengurus wilayah PKB Kalimantan Selatan.
Adapun materi yang diberikan meliputi:
– Pemahaman Aswaja dan nilai moral kebangsaan, untuk memperkuat ideologi dan spiritualitas kader.
– Strategi komunikasi politik dan advokasi kebijakan, agar kader mampu menyuarakan aspirasi masyarakat secara efektif.
– Manajemen organisasi dan penguatan basis komunitas, guna membangun soliditas dan kemandirian struktur partai di tingkat akar rumput.
– Tantangan kepemimpinan politik di era digital, membekali kader menghadapi perubahan sosial berbasis teknologi.
Salah satu sesi menarik dalam kegiatan ini adalah “Role Model Kepemimpinan Gus Muhaimin”, yang memberikan pemahaman mendalam tentang sosok Ketua Umum DPP PKB, Gus Muhaimin Iskandar, serta gaya kepemimpinannya yang dikenal egaliter, visioner, dan berpihak pada rakyat kecil.
Melalui materi ini, peserta diajak meneladani nilai-nilai kepemimpinan Gus Muhaimin yang berlandaskan semangat perubahan, keberpihakan, dan kemandirian politik umat.
Tak hanya menerima teori, para peserta juga mengikuti sesi diskusi kelompok, simulasi kampanye sosial, serta penyusunan program kerja kader di tingkat ranting dan desa. Kegiatan ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep politik, tetapi juga mampu menerjemahkannya ke dalam tindakan nyata di lapangan.
Melalui simulasi tersebut, kader PKB diajak untuk menggagas program sederhana yang menyentuh kebutuhan warga, seperti gerakan ekonomi mikro, pendampingan petani dan nelayan, hingga kegiatan sosial berbasis komunitas.
“Kader PKB harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat pemilu. Kader harus menjadi sahabat rakyat, pembangun harapan, bukan sekadar pembawa janji,” tambah Zaini Makki.
Kegiatan ditutup dengan pembacaan Ikrar Kader Perubahan serta penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta. Momen ini menjadi simbol tekad dan komitmen kader PKB Kabupaten Banjar untuk terus berjuang menghadirkan politik yang santun, solutif, dan berpihak kepada masyarakat.
DPC PKB Kabupaten Banjar berharap, Sekolah Kader Perubahan dapat menjadi program berkelanjutan yang digelar secara periodik. Dengan begitu, proses regenerasi kepemimpinan di tubuh PKB akan terus berjalan dan melahirkan tokoh-tokoh muda yang siap mengabdi untuk umat dan bangsa.
PENGUMUMAN KEHILANGAN STNK
Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dengan data sebagai berikut:Nama Pemilik : HendriyantoNomor Polisi : BE 2151 AEVMerek :...



