REDAKSI8.COM, BITUNG – Pertamina Patra Niaga menanggapi informasi yang beredar terkait dugaan praktik penimbunan dan penyalahgunaan Bio Solar bersubsidi di Kota Bitung.
Informasi tersebut mengungkap adanya pola pengisian berulang menggunakan kendaraan yang telah dimodifikasi untuk menampung BBM dalam jumlah besar.
Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk menjaga ketertiban penyaluran BBM bersubsidi dan segera melakukan pemeriksaan internal atas informasi tersebut.
Melalui Sales Branch Manager Fuel Industry, Pertamina memastikan, perusahaan-perusahaan yang disebutkan dalam pemberitaan bukan merupakan mitra atau transportir resmi Pertamina Patra Niaga.
Perusahaan tersebut tidak memiliki kontrak ataupun kewenangan untuk mengambil atau mendistribusikan BBM dari Pertamina.
Selain itu, sejak bulan maret 2025 Pertamina telah menerapkan sistem Quick Response Code (QR Code) pada seluruh armada mobil tangki yang melayani sektor industri.
Sistem tersebut secara otomatis akan menampilkan seluruh data resmi dan terperinci terkait mobil tangki, termasuk identitas pemilik, penanggung jawab, alamat kantor, kapasitas muatan, hingga Nomor Polisi (Nopol) kendaraan.
Sehingga masyarakat maupun petugas yang berwenang dapat melakukan verifikasi secara Real-time terhadap kendaraan pengangkut BBM Industri.
Pertamina menyampaikan, saat itu dua SPBU sedang dalam proses pembinaan karena penyaluran Bio Solar tidak sesuai SOP, masing-masing berlokasi di Kota Bitung dan Kota Manado.
Pertamina menegaskan bahwa setiap bentuk penyimpangan baik melalui kendaraan modifikasi, penjualan di luar ketentuan, maupun keterlibatan oknum akan ditindak sesuai aturan yang berlaku.
Pertamina mengimbau kepada masyarakat untuk ikut serta menjaga ketertiban penyaluran energi.
Setiap temuan atau indikasi pelanggaran dapat dilaporkan melalui Pertamina Call Center (PCC) 135, yang siap menerima laporan 24 jam.
Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga, T. Muhammad Rum, menyampaikan, pihaknya tidak memberikan ruang bagi pihak mana pun untuk mengambil keuntungan dari BBM bersubsidi.
“Setiap laporan kami telusuri dan setiap penyimpangan kami tindak. Bio Solar hadir untuk masyarakat yang berhak, dan kami berkomitmen untuk menjaga penyaluran energi kepada masyarakat berjalan aman dan sesuai aturan yang berlaku,” paparnya.
Pertamina Patra Niaga terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah agar penyaluran BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.
Pengawasan lapangan ditingkatkan, termasuk pemeriksaan pola pembelian, rekam transaksi, dan perilaku di SPBU untuk mencegah penyalahgunaan.



