REDAKSI8.COM, BANJAR – Upaya memperkuat fondasi koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Banjar. Sebanyak 60 orang pengurus koperasi dari berbagai wilayah di Kabupaten Banjar mengikuti Diklat Akuntansi Koperasi dan Diklat Kewirausahaan Koperasi yang resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (KUMPP) Kabupaten Banjar, Linda Yunianti, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Fave Hotel Banjarbaru ini berlangsung selama dua hari, yakni 10–11 Februari 2026, dan menjadi wadah strategis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia koperasi agar mampu mengelola organisasi secara profesional, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan usaha.
Diklat ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dari kalangan akademisi dan praktisi, di antaranya dosen dari Universitas Lambung Mangkurat, tim pengembangan kewirausahaan dari Wetland Box Banjarmasin, serta praktisi koperasi berpengalaman dari Kabupaten Banjar. Para narasumber membekali peserta dengan materi teknis akuntansi koperasi, pengelolaan laporan keuangan yang akuntabel, hingga strategi pengembangan usaha koperasi yang adaptif terhadap tantangan zaman.
Dalam sambutannya, Linda Yunianti menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, narasumber, hingga peserta yang menunjukkan antusiasme tinggi sejak hari pertama pelatihan. Menurutnya, semangat tersebut menjadi modal penting untuk mendorong lahirnya koperasi-koperasi yang sehat, handal, terpercaya, serta mampu bersaing dengan pelaku ekonomi lainnya.

“Yang paling utama, kita ingin melahirkan pengurus koperasi yang memiliki profesionalisme dan rasa tanggung jawab yang tinggi, sehingga koperasi yang dikelola tidak hanya berjalan, tetapi juga terus berkembang dan produktif,” tegas Linda.
Ia menjelaskan, diklat ini dirancang secara komprehensif untuk meningkatkan keterampilan teknis dan manajerial pengurus koperasi. Mulai dari penguatan tata kelola organisasi, pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien, hingga pembangunan kredibilitas koperasi dalam mewujudkan visi dan misi jangka panjang.
Linda juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti setiap sesi pelatihan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan waktu seoptimal mungkin untuk menyerap ilmu dari para narasumber. Menurutnya, pemahaman akuntansi yang benar serta wawasan kewirausahaan yang kuat akan menjadi pondasi penting dalam membangun koperasi yang sehat dan berdaya saing.
“Manfaatkan kesempatan ini sebagai dasar pengetahuan dalam membangun koperasi. Dengan ilmu yang benar, maka arah manajemen dan bisnis koperasi akan lebih jelas, terukur, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Linda mengajak seluruh insan koperasi untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Banjar dalam memasyarakatkan koperasi sebagai solusi ekonomi rakyat. Ia berharap koperasi dapat menjadi motor penggerak peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus berkontribusi nyata dalam mewujudkan Kabupaten Banjar yang Maju, Mandiri, dan Agamis.



