REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU — Pembangunan Jembatan Garuda resmi dimulai melalui kegiatan ground breaking di Desa Kampung Baru, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (6/4/2026).
Kegiatan ini dipimpin Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin melalui video conference.

Pembangunan jembatan tersebut diketahui untuk memperkuat konektivitas dan mendorong pembangunan daerah serta menjadi bagian dari program serentak di 15 titik wilayah Kodam XXII/Tambun Bungai yang tersebar di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.
Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Dandim 1022 Tanah Bumbu Letkol Inf Zierda Aulia Salam, Ketua DPRD Tanah Bumbu Andre Atma Maulani, perwakilan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, unsur TNI-Polri, serta jajaran pemerintah kecamatan dan desa.
Dalam amanatnya, Pangdam XXII/Tambun Bungai menegaskan pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Jembatan Perintis Garuda ini merupakan hasil kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kehadirannya diharapkan mampu membuka akses wilayah yang selama ini sulit dijangkau, meningkatkan konektivitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Inilah esensi dari kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana TNI hadir untuk rakyat,” ujar Pangdam.
Sementara itu, Dandim 1022 Tanah Bumbu mengatakan pembangunan jembatan akan berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, khususnya dalam distribusi logistik dan mobilitas warga.
“Pembangunan Jembatan Garuda akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas dan distribusi logistik. Kami di jajaran Kodim 1022/Tanah Bumbu siap mendukung penuh pelaksanaan pembangunan ini, agar berjalan aman, lancar, dan sesuai harapan bersama,” tegas Dandim.
Jembatan Garuda diharapkan menjadi akses baru yang mempermudah hubungan antarwilayah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu, khususnya di Kecamatan Kusan Hilir.



