REDAKSI8.COM, BANJAR – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Banjar mulai mematangkan persiapan menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Kalimantan Selatan Tahun 2026 dengan menggelar seleksi atlet catur. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menjaring pecatur terbaik yang nantinya akan memperkuat kontingen Kabupaten Banjar di ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut.
Seleksi yang berlangsung selama dua hari, Jumat hingga Sabtu, 19–20 Juni 2026, dipusatkan di Sekretariat Percasi Kabupaten Banjar, Jalan A. Yani Km 38, Pusat Perbelanjaan Sekumpul (PPS), Kelurahan Sekumpul, Kecamatan Martapura.

Ketua Pengkab Percasi Kabupaten Banjar, Hermani, mengatakan bahwa seleksi ini tidak hanya bertujuan menentukan atlet yang berhak mewakili daerah, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya pembinaan dan regenerasi atlet catur di Kabupaten Banjar.
“Seleksi ini bukan hanya untuk memilih atlet terbaik, tetapi juga sebagai momentum pembinaan dan regenerasi pecatur di Kabupaten Banjar. Kami ingin menjaring atlet-atlet yang memiliki kemampuan, mental bertanding, dan semangat untuk mengharumkan nama daerah,” ujarnya.
Menurut Hermani, Kejurprov Catur Kalimantan Selatan merupakan kompetisi bergengsi yang mempertemukan para pecatur terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. Persaingan yang ketat membuat setiap daerah harus mempersiapkan atletnya secara matang, baik dari segi kemampuan teknik, strategi permainan, maupun kesiapan mental bertanding.

“Melalui seleksi yang objektif dan kompetitif ini, kami ingin memastikan atlet yang terpilih benar-benar siap bersaing dan mampu memberikan prestasi terbaik bagi Kabupaten Banjar,” katanya.
Antusiasme peserta dalam seleksi tahun ini terbilang cukup tinggi. Sebanyak 58 pecatur ambil bagian dalam proses penjaringan, terdiri atas 34 peserta kategori senior putra dan 24 peserta kategori veteran. Tingginya jumlah peserta menunjukkan bahwa olahraga catur di Kabupaten Banjar terus berkembang dan diminati berbagai kalangan.
Sekretaris Percasi Kabupaten Banjar, Muhafid Muslim, menjelaskan seluruh pertandingan menggunakan sistem Swiss Manager dengan tujuh babak pertandingan. Sistem ini memungkinkan setiap peserta bertanding beberapa kali melawan lawan yang memiliki perolehan poin yang relatif seimbang, sehingga penilaian kemampuan peserta dapat dilakukan secara lebih objektif berdasarkan akumulasi poin yang diperoleh.
“Dengan sistem ini, setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Konsistensi permainan selama tujuh babak menjadi faktor penting dalam menentukan peringkat akhir,” jelas Muhafid.
Dari hasil seleksi tersebut, Pengkab Percasi Kabupaten Banjar akan menetapkan para atlet yang berhak memperkuat kontingen daerah pada Kejurprov Catur Kalsel 2026. Untuk kategori senior putra, enam peserta dengan peringkat terbaik akan menjadi wakil Kabupaten Banjar. Sementara pada kategori veteran, lima pecatur terbaik akan dipilih untuk memperkuat tim.
Hermani berharap proses seleksi yang terbuka dan kompetitif ini mampu melahirkan bibit-bibit pecatur unggulan yang tidak hanya mampu berprestasi di tingkat provinsi, tetapi juga berpeluang menembus kompetisi di tingkat nasional bahkan internasional.
Selain sebagai ajang pembinaan prestasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan minat generasi muda terhadap olahraga catur. Sebab, catur bukan sekadar permainan adu strategi, melainkan olahraga yang dapat melatih konsentrasi, ketelitian, kesabaran, kemampuan menganalisis situasi, serta keterampilan mengambil keputusan secara cepat dan tepat di bawah tekanan.
Pengkab Percasi Kabupaten Banjar pun berharap mendapat dukungan penuh dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banjar dan seluruh pihak terkait agar program pembinaan atlet catur dapat berjalan secara berkelanjutan.
Dengan pembinaan yang konsisten dan dukungan berbagai pihak, Kabupaten Banjar optimistis mampu melahirkan atlet-atlet catur berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah pada Kejurprov Catur Kalimantan Selatan 2026 maupun berbagai kejuaraan bergengsi lainnya.



