REDAKSI8.COM, BANJAR – Pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Banjar periode 2026–2031 resmi dilantik di Guest House Sultan Sulaiman, Martapura, Jumat (19/6/2026) sore. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua NPCI Kalimantan Selatan, Sumansyah, dan menjadi momentum penting untuk memperkuat pengembangan olahraga disabilitas di Kabupaten Banjar.
Dalam kepengurusan yang baru, Suratmin dipercaya memimpin NPCI Kabupaten Banjar selama lima tahun ke depan. Acara pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, pengurus organisasi olahraga, pelatih, serta para atlet disabilitas.


Mewakili Bupati Banjar, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar H Yudi Andrea menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru NPCI Kabupaten Banjar. Menurutnya, organisasi tersebut memiliki peran strategis dalam membina dan mengembangkan potensi atlet disabilitas agar mampu berprestasi di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
“Pelantikan ini bukan hanya tentang pergantian kepengurusan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bahwa olahraga harus menjadi ruang yang terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali,” ujar Yudi.
Ia menegaskan bahwa penyandang disabilitas bukanlah kelompok yang harus dikasihani, melainkan bagian penting dari pembangunan daerah yang memiliki kemampuan, potensi, dan kesempatan yang sama untuk meraih prestasi.
Menurutnya, berbagai capaian yang telah diraih atlet disabilitas selama ini membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berprestasi. Semangat juang, disiplin, dan kerja keras menjadi modal utama dalam mencapai keberhasilan di berbagai ajang olahraga.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan olahraga disabilitas, Pemerintah Kabupaten Banjar pada tahun 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp797.020.000 kepada NPCI Kabupaten Banjar.
Dana tersebut diharapkan dapat digunakan untuk berbagai program strategis, mulai dari pembinaan atlet, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penyelenggaraan program latihan yang berkelanjutan, hingga persiapan menghadapi berbagai kejuaraan.
Selain itu, dana hibah juga ditujukan untuk memperkuat tata kelola organisasi agar NPCI Kabupaten Banjar semakin profesional dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai wadah pembinaan atlet disabilitas.
Yudi berharap kepengurusan yang baru dapat mengelola organisasi secara transparan dan bertanggung jawab, serta mampu membangun koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah, dunia pendidikan, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
“Kami ingin pembinaan atlet tidak hanya dilakukan menjelang kompetisi, tetapi berlangsung secara berkesinambungan melalui pendataan atlet, program latihan yang terstruktur, dan evaluasi prestasi secara rutin,” katanya.
Ia juga meminta Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar untuk terus memberikan pendampingan kepada NPCI agar proses pembinaan atlet berjalan lebih optimal.
Dalam kesempatan tersebut, Yudi turut memberikan motivasi kepada para atlet disabilitas agar terus berlatih dan percaya diri dalam mengembangkan kemampuan yang dimiliki.
Menurutnya, setiap prestasi yang diraih bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Banjar di berbagai ajang olahraga.
“Jadikan keterampilan, disiplin, dan semangat juang sebagai modal untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi. Harapannya ke depan atlet-atlet Kabupaten Banjar dapat bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” pesannya.
Sementara itu, Ketua NPCI Kabupaten Banjar yang baru dilantik, Suratmin, menyatakan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi dengan sebaik-baiknya.
Ia menjelaskan bahwa kepengurusan periode 2026–2031 akan fokus pada tiga program utama, yaitu meningkatkan kualitas pembinaan atlet, memperkuat kelembagaan organisasi, serta memperluas jangkauan program bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Banjar.
Menurut Suratmin, dukungan pemerintah daerah selama ini menjadi faktor penting dalam perkembangan olahraga disabilitas di Kabupaten Banjar. Ia mengapresiasi adanya peningkatan dukungan, termasuk melalui dana hibah yang terus bertambah dari tahun ke tahun.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan pemerintah daerah. Semoga sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan demi kemajuan olahraga disabilitas dan peningkatan prestasi atlet-atlet Kabupaten Banjar,” ujarnya.
Ia berharap NPCI Kabupaten Banjar ke depan dapat menjadi organisasi yang profesional, inklusif, dan berkelanjutan dalam membina atlet disabilitas. Dengan pembinaan yang terarah dan dukungan berbagai pihak, prestasi yang telah diraih selama ini diharapkan dapat terus ditingkatkan.
Pelantikan pengurus baru NPCI Kabupaten Banjar ini menjadi awal bagi upaya memperkuat ekosistem olahraga disabilitas di daerah. Dengan dukungan pemerintah, organisasi yang solid, dan semangat para atlet, Kabupaten Banjar optimistis dapat melahirkan lebih banyak atlet disabilitas berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.



