REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Sebagai upaya strategis dalam mempercepat pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di daerah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) gelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting 2025 di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Selasa (29/7/25).
Rakorda ini diikuti lebih 200 peserta dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kalsel, Bappeda 13 Kabupaten/Kota, serta mitra strategis yang aktif mendukung program Bangga Kencana.

Gubernur Kalsel, Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Miftahul Chair menegaskan, percepatan penanganan isu-isu kependudukan seperti stunting, urbanisasi, ketimpangan wilayah, hingga bonus demografi merupakan tanggung jawab bersama antara Pemerintah Pusat dan Daerah.
“Untuk itu saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyatukan visit, misi, dan strategi. Sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan Program Bangga Kencana, khususnya di Kalsel,” tegasnya.
Ia menyebutkan, angka stunting di Kalsel pada Tahun 2023 masih berada di 24,7 persen.
Meski belum sesuai target, Pemprov terus berupaya menekan angka tersebut melalui berbagai program intervensi sampai ke tingkat masyarakat terbawah.
“Semangat kita tidak boleh kendor. Saya berharap momentum Rakorda ini dapat memperkuat kerjasama, kolabirasi, dan sinergi untuk mempercepat penurunan stunting di Kalsel,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalsel, Farah Adibah juga menegaskan, pentingnya integrasi dan koordinasi lintas sektor dalam penguatan program kependudukan dan keluarga berencana.
Oleh karenanya program ini mengangkat tema ‘Sinergitas Bangga Kecana melalui Quick Win Kemendugbangga dan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025-2029′.
Sehingga Quick Win menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan kependudukan ke depan.
“Rakorda ini menjadi ruang menyatukan langkah bersama, agar peta jalan pembangunan kependudukan benar-benar terimplementasi hingga ke daerah,” tutupnya.



