REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru menyiapkan pembangunan jalan lingkar yang menghubungkan sisi timur dan selatan kota sebagai bagian dari penataan infrastruktur serta upaya mengurai kepadatan lalu lintas di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru, Sirajoni mengatakan, rencana jalan lingkar tersebut merupakan program Wali Kota Banjarbaru untuk menambah kapasitas jaringan jalan perkotaan.

“Memang ada masalah jalan lingkar itu sesuai dengan program Wali Kota Banjarbaru untuk menambah lagi,” ujarnya usai Rapat Koordinasi (Rakor) SKPD di Aula Gawi Sabarataan, Senin (9/2/26).
Ia menyebutkan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru telah menyusun perencanaan, termasuk kemungkinan pembangunan di sejumlah titik strategis.
“Dinas PU sudah melakukan perencanaan dan juga ada beberapa yang mungkin akan dibangun,” katanya.
Ruas jalan lingkar yang direncanakan sebenarnya menghubungkan ruas jalan yang telah ada, dengan peluang pembiayaan dari Pemerintah Pusat.
“Jadi untuk tahun ini mungkin ada pembangun-pembangun jembatan, yang mungkin dibiayai oleh misalnya dari pusat dananya,” ucapnya.
Sementara itu, pembukaan ruas jalan lingkar baru masih menunggu kesiapan pembebasan lahan yang saat ini menjadi fokus utama Pemerintah Daerah (Pemda).
Karena tantangan dalam pembebasan lahan untuk ruas Jalan Lingkar tergantung dari kemampuan keuangan daerah.
Ditambah pada tahun ini Pemko Banjarbaru terdampak pengurangan transfer ke daerah sebesar 36 persen.
“Pembebasan lahannya ini yang penting, kalau pembebasan lahannya sudah beres nanti kita akan meminta bantuan daripada Pemerintah Pusat untuk melakukan pembangunan jalan itu,” tuturnya.
Peningkatan infrastruktur jalan katanya menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya aktivitas sosial dan ekonomi Banjarbaru sebagai ibu kota provinsi.
“Karena Banjarbaru sebagai ibu kota provinsi, aktivitas kegiatan sosial, ekonomi, kemasyarakat ini semakin padat, sehingga itu berdampak pada beban jalan yang ada di Kota Banjarbaru,” tutupnya.



