REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus menyebar di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) khususnya Kota Banjarbaru.
Mengatasi itu, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru berencana mengaktifkan kembali sumur bor di sejumlah titik rawan karhutla.
Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin mengatakan, pemko bersama dengan BPBD, Kodim dan Polres Banjarbaru sudah membuat posko di satu titik karhutla.
Pihaknya akan memaksimalkan sarana dan prasarana yang ada untuk mengantisipasi berkaitan dengan masalah karhutla.
“Kita sudah koordinasi dengan Dandim untuk menghidupkan kembali sumur-sumur bor yang ada di daerah-daerah titik karhutla,” ujar Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin, Senin (31/7/23).
Dalam waktu dekat pihaknya akan mengecek keaktifan sumur bor setempat.
“Sumurnya di daerah Kecamatan Liang Anggang, ada sekitar 26 titik,” ungkapnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 1006/Banjar Letkol Kav. Zulkifer Sembiring menambahkan, di wilayah Kecamatan Liang Anggang ada kanal-kanal air yang lokasinya jauh dari titik api.
“Kalau bisa nanti hari ini langsung kita cek, jika ada airnya akan kita dorong apapun disana,” katanya.
Jika sumur bor berfungsi dan menghasilkan air, menurutnya bisa digunakan untuk membasahi lahan-lahan yang sudah mulai kering.
“Betul, karena itu sumber air, mari kita sama-sama bahu membahu untuk mengahadapi situasi ini, karena kita masih bisa mengatasi karhutla,” pungkasnya.



