REDAKSI8.COM, BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar kembali menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 102 kepala sekolah di lingkungan Pemkab Banjar. Kegiatan yang digelar di Aula BKPSDM Martapura, Selasa (19/5/2026) pagi itu menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam melakukan penyegaran organisasi sekaligus memperkuat tata kelola pendidikan yang profesional dan berintegritas.
Pelantikan dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea, yang menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar dalam membentuk masa depan pendidikan daerah.
Menurut Yudi Andrea, penempatan dan pergantian kepala sekolah dilakukan bukan hanya untuk rotasi jabatan semata, tetapi sebagai upaya menghadirkan semangat baru dalam meningkatkan mutu pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Banjar.
“Pelantikan dan pengambilan sumpah kepala sekolah ini merupakan bentuk penyegaran dan penguatan dalam upaya kita bersama meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Banjar,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa kepala sekolah memiliki peran penting sebagai pemimpin pendidikan yang tidak hanya bertanggung jawab terhadap administrasi sekolah, tetapi juga terhadap pembentukan karakter peserta didik, peningkatan kualitas pembelajaran, hingga menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan inspiratif.
Dalam arahannya, Sekda juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banjar untuk membangun birokrasi pendidikan yang bersih, profesional, berwibawa, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme (KKN). Karena itu, seluruh proses penugasan kepala sekolah dilakukan berdasarkan pertimbangan kompetensi, dedikasi, pengalaman, dan kelayakan.
Yudi meminta seluruh kepala sekolah yang baru dilantik agar segera beradaptasi dan melakukan pemetaan terhadap kondisi sekolah masing-masing, baik dari sisi potensi, kebutuhan, maupun tantangan yang dihadapi.
Menurutnya, setiap sekolah memiliki karakteristik berbeda sehingga diperlukan kemampuan manajerial dan kepemimpinan yang kuat agar program pendidikan dapat berjalan optimal.
Selain itu, para kepala sekolah juga didorong menghadirkan berbagai inovasi pendidikan yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Banjar. Fokusnya tidak hanya pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan generasi muda yang berkarakter, disiplin, kreatif, dan berakhlak mulia.
Dalam kesempatan tersebut, Yudi Andrea menekankan dua pilar utama yang wajib dimiliki setiap kepala sekolah, yakni integritas dan kemampuan manajerial.
Ia menyebut integritas sebagai fondasi utama dalam kepemimpinan pendidikan karena kepala sekolah merupakan figur teladan bagi guru, siswa, maupun lingkungan sekolah.
“Integritas merupakan fondasi utama dalam kepemimpinan pendidikan. Kepala sekolah harus menjadi teladan moral dan etika,” tegasnya.
Tak hanya itu, para kepala sekolah juga diingatkan untuk menjadi role model dalam penerapan budaya kerja ASN BerAKHLAK di lingkungan pendidikan. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk menciptakan pelayanan pendidikan yang berkualitas, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Liana Penny, menjelaskan bahwa dari total 102 kepala sekolah yang dilantik, sebanyak 74 orang merupakan promosi jabatan kepala sekolah, sedangkan 28 lainnya merupakan mutasi atau perpindahan penugasan.
Ia memastikan seluruh kepala sekolah yang dilantik telah melalui proses penilaian, pembinaan, dan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurut Liana Penny, pelantikan ini diharapkan mampu memperkuat kualitas kepemimpinan pendidikan di Kabupaten Banjar sehingga setiap sekolah dapat berkembang lebih baik dan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berubah.
Dengan pelantikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Banjar berharap lahir kepemimpinan sekolah yang adaptif, inovatif, dan mampu membawa dunia pendidikan daerah menuju kualitas yang lebih maju serta berdaya saing.



