REDAKSI8.COM, BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam melalui Pelatihan Keluarga Tangguh Bencana Alam (KATANA). Kegiatan ini digelar di Kecamatan Sambung Makmur dan menjadi bagian penting dari strategi pengurangan risiko bencana berbasis keluarga. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 100 orang.
Pelatihan KATANA dirancang untuk meningkatkan pemahaman, kesiapan, serta keterampilan keluarga sebagai garda terdepan dalam menghadapi situasi darurat. Mengingat bencana dapat terjadi kapan saja tanpa mengenal waktu, tempat, maupun siapa yang terdampak, kesiapsiagaan keluarga dinilai sebagai fondasi utama dalam membangun ketangguhan masyarakat secara menyeluruh.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, menegaskan bahwa kesiapan menghadapi bencana tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus dibangun melalui edukasi dan pelatihan yang berkelanjutan.
“Bencana bisa datang kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu, setiap keluarga perlu memiliki pengetahuan, kesiapan mental, serta keterampilan dasar agar mampu bertahan dan mengambil langkah tepat saat terjadi bencana,” ujarnya,” Kamis (12/2/2026).

Ia menjelaskan, Pelatihan KATANA tidak hanya memberikan materi teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan rumah, lingkungan sekitar, maupun dalam komunitas yang lebih luas.
“Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh, sehingga keluarga menjadi lebih siap, tangguh, dan tidak panik saat menghadapi kondisi darurat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Wasis menekankan bahwa membangun ketangguhan bencana bukan semata soal ketersediaan peralatan atau logistik, melainkan juga menyangkut kesiapan mental, kerja sama, dan solidaritas antarwarga. Sinergi antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem penanggulangan bencana yang efektif.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber kompeten dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjar, yang berbagi pengalaman serta pengetahuan terkait penanganan kedaruratan, pertolongan pertama, dan mitigasi bencana.
Di akhir sambutannya, Wasis Nugraha menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, termasuk para narasumber dan peserta yang mengikuti pelatihan dengan antusias.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar dan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kesiapsiagaan di setiap lini kehidupan, demi mewujudkan Kabupaten Banjar yang Maju, Mandiri, Agamis, serta semakin tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman bencana,” pungkasnya.



