REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarbaru memastikan pengelolaan sampah tetap berjalan maksimal selama momen Idulfitri hingga setelah Lebaran, terutama di titik-titik yang mengalami lonjakan volume sampah.
Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru melalui DLH menyiapkan langkah khusus untuk menjaga kebersihan kota selama periode libur Idulfitri.

Upaya itu dilakukan karena volume sampah biasanya diprediksi akan meningkat, terutama di kawasan permukiman dan lokasi yang ramai aktivitas masyarakat.
Kepala DLH Kota Banjarbaru, Shanty Eka Septiani menyampaikan, pengangkutan sampah akan ditingkatkan di sejumlah titik yang mengalami lonjakan.
“Untuk sampahnya kita upayakan tetap dilaksanakan baik menjelang maupun pasca Idulfitri, terutama untuk titik-titik yang sampahnya lebih banyak daripada tempat-tempat biasanya,” ucapnya.
Ia menjelaskan, pada lokasi tertentu yang biasanya hanya diangkut sekali dalam sehari, maka frekuensi pengangkutan akan ditambah supaya tempat penampungan sementara (TPS) tetap bersih.
“Misalnya itu satu kali sehari, kita upayakan pengangkutannya dua kali sehari supaya tetap bersih TPS nya di masyarakat,” katanya.
Sementara, DLH Banjarbaru memprioritaskan wilayah yang dilaporkan memiliki penumpukan sampah yang lebih tinggi berdasarkan pemantauan petugas di lapangan.
“Jadi disesuaikan yang memang kira-kira terlalu krodit kita fokus disitu,” tegasnya.
Selain layanan rutin, Shanty juga menekankan, bahwa pihaknya siap membantu penanganan sampah pada kegiatan masyarakat berskala besar, termasuk acara keagamaan selama Lebaran.
“Sesuai yang masuk tanggung jawab kita. Terus untuk misalnya ada permintaan-permintaan dari masyakarat seperti acara besar keagamaan dan lainnya itu pasti kita fasilitasi,” tuturnya.
Oleh karena itu, pengangkutan sampah harian tetap berjalan normal, namun akan ditingkatkan apabila terjadi lonjakan di lokasi maupun TPS tertentu.
“Kalau yang rutin setiap hari pengangkutan itu ya tadi, misal di salah satu TPS terlalu banyak sampahnya yang awalnya satu kali sehari jadi kita tambah dua kali dalam satu hari pengangkutannya,” jelasnya.
Lebih jauh kepada Redaksi8.com, berdasarkan laporan awal dari petugas lapangan, volume sampah biasanya mulai meningkat sekitar satu minggu sebelum Idulfitri.
Peningkatan tersebut pun dipengaruhi aktivitas masyarakat yang bertambah, termasuk kedatangan warga dari luar daerah ke Banjarbaru.
“Mungkin karena banyak yang mudik ya ke Banjarbaru, datang ke Banjarbaru dalam hal ini pasti makan-makan,” tukasnya.
Meski begitu, DLH Banjarbaru mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap pengelolaan sampah, terutama dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan memanfaatkan bank sampah untuk limbah yang masih bisa didaur ulang.
“Jadi kalau bisa kita lebih peduli lah. Karena kita hidupnya sekarang lumayan konsumtif, kita lebih banyak membeli-beli. Akhirnya seperti plastik kemasan, kertas-kertas, kotak, dan bungkusnya itu menjadi sampah,” pungkasnya.



