REDAKSI8.COM, BANJAR, – Upaya Pemerintah Kabupaten Banjar dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa terus diwujudkan. Salah satunya melalui peresmian Pasar Arba yang berlokasi di Desa Lok Tanah, Kecamatan Telaga Bauntung, oleh Wakil Bupati Banjar, Said Idrus Al Habsyi, Rabu (10/6/2026) pagi.
Peresmian pasar tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat Kecamatan Telaga Bauntung. Kehadiran Pasar Arba diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah yang selama ini tergolong cukup jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Banjar.

Dalam sambutannya, Said Idrus Al Habsyi menyampaikan harapan agar Pasar Arba dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, baik pedagang maupun pembeli. Menurutnya, keberadaan pasar harus mampu menciptakan aktivitas ekonomi yang hidup dan berkelanjutan.
“Semoga Pasar Arba dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan ramai dimanfaatkan oleh para pedagang maupun pembeli. Jangan sampai pasar ini kosong, tetapi terus berkembang menjadi lebih baik ke depan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya terpusat di kawasan perkotaan. Pemerintah Kabupaten Banjar berkomitmen memberikan perhatian yang sama terhadap pembangunan di wilayah pedesaan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.
Menurutnya, pemerataan pembangunan menjadi salah satu kunci untuk mengurangi kesenjangan antara desa dan kota. Dengan tersedianya fasilitas ekonomi yang memadai, masyarakat desa memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat perekonomian lokal.
“Pembangunan jangan hanya terpusat di kota. Desa juga harus mendapat perhatian agar tercipta pemerataan dan tidak menimbulkan kesenjangan,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Telaga Bauntung, Haris Utomo, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banjar atas perhatian yang terus diberikan terhadap pembangunan di wilayahnya. Ia mengatakan, Kecamatan Telaga Bauntung yang berjarak sekitar 90 kilometer dari pusat Kabupaten Banjar sangat membutuhkan dukungan pembangunan, baik di sektor ekonomi maupun infrastruktur.
Menurut Haris, dalam beberapa tahun terakhir pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan konektivitas antarwilayah melalui pembangunan infrastruktur jalan yang dilakukan secara bertahap di empat desa di Kecamatan Telaga Bauntung. Infrastruktur yang semakin baik diyakini akan mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan perdagangan.
Keberadaan Pasar Arba juga dinilai menjadi pelengkap penting dalam mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Pasar tersebut dirancang sebagai pusat perdagangan yang melayani seluruh warga Kecamatan Telaga Bauntung, tidak hanya masyarakat Desa Lok Tanah.
Dengan adanya pasar yang representatif, masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun menjual hasil usaha mereka. Kondisi ini diharapkan dapat mempercepat perputaran ekonomi di tingkat desa dan kecamatan.
Untuk menjaga keberlangsungan operasional pasar, pengelolaan Pasar Arba nantinya akan diserahkan kepada pemerintah desa setempat. Langkah ini dilakukan agar pengelolaan pasar lebih dekat dengan masyarakat serta mampu menyesuaikan kebutuhan dan potensi lokal yang ada.
Peresmian Pasar Arba turut dihadiri Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Syarwani, Kepala DKUMPP Kabupaten Banjar Akhmad Bayhaqie, Plt Kepala DKISP Kabupaten Banjar Faisal, Kabid Bina Marga DPUPRP Kabupaten Banjar Jimmy, para pambakal Desa Telaga Baru dan Desa Lok Tanah, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dengan diresmikannya Pasar Arba, masyarakat Telaga Bauntung kini memiliki fasilitas ekonomi baru yang diharapkan mampu menjadi penggerak pertumbuhan usaha lokal, membuka peluang perdagangan yang lebih luas, serta memperkuat perekonomian desa secara berkelanjutan. Keberadaan pasar tersebut sekaligus menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Banjar dalam menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke wilayah terpencil.



