REDAKSI8.COM, BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar kembali menegaskan komitmennya dalam merancang arah pembangunan daerah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan strategis ini digelar di William Tandiono Building, Kecamatan Gambut, Senin (30/3/2026) pagi, dengan melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan.
Musrenbang dibuka langsung oleh Bupati Banjar, H Saidi Mansyur, yang dalam sambutannya menyoroti sejumlah tantangan besar yang masih dihadapi daerah. Ia menekankan bahwa pembangunan ke depan tidak bisa lagi dilakukan secara biasa, melainkan harus dengan pendekatan inovatif dan kolaboratif.
“Tantangan yang kita hadapi cukup kompleks, mulai dari masih adanya anak yang tidak bersekolah, belum optimalnya penyetaraan pendidikan di pesantren, hingga tingginya risiko bencana banjir. Semua ini harus kita sikapi dengan langkah yang terukur dan inovatif,” tegas Saidi.
Menurutnya, persoalan pendidikan menjadi perhatian serius karena menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan. Pemerintah daerah, kata dia, terus berupaya memastikan akses pendidikan yang merata, termasuk mendorong pengakuan dan penyetaraan pendidikan di lingkungan pesantren.
Di sisi lain, ancaman banjir yang kerap melanda wilayah Kabupaten Banjar juga menjadi isu krusial. Saidi menegaskan pentingnya upaya mitigasi yang terencana dan berkelanjutan, mengingat dampaknya yang luas terhadap kehidupan masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Tak hanya itu, Bupati juga menyinggung tantangan fiskal berupa penurunan dana transfer dari pemerintah pusat. Kondisi ini menuntut pemerintah daerah untuk lebih kreatif dan cermat dalam merumuskan kebijakan pembangunan.
“Diperlukan pemikiran yang konkret dan analisis yang mendalam dari seluruh pihak, baik pemerintah daerah melalui Bappeda maupun DPRD, agar setiap program yang direncanakan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.
Saidi menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi merupakan forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat. Mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten, seluruh usulan dihimpun untuk dirumuskan menjadi kebijakan pembangunan yang terarah.
Ia pun mengajak seluruh peserta yang hadir untuk aktif memberikan masukan yang konstruktif, sehingga program pembangunan yang disusun dapat selaras dengan kebutuhan masyarakat serta pokok-pokok pikiran DPRD.
“Melalui kolaborasi dan semangat gotong royong, pembangunan di Kabupaten Banjar dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan berkeadilan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kabupaten Banjar juga memberikan apresiasi kepada sejumlah perangkat daerah yang berhasil meraih Penghargaan Penilaian Kinerja Perangkat Daerah Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan kepada badan, dinas, sekretariat, serta kecamatan dengan capaian kinerja terbaik sebagai bentuk motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan publik.
Kegiatan Musrenbang ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Banjar Said idrus Al Habsyi, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Hj Nurgita Tiyas, Sekretaris Daerah H Yudi Andrea, para asisten dan staf ahli, kepala SKPD, camat, pimpinan instansi vertikal, akademisi, perwakilan dunia usaha baik BUMD maupun BUMN, serta kepala Bappeda dari kabupaten/kota tetangga dan Provinsi Kalimantan Selatan.
Dengan terselenggaranya Musrenbang RKPD 2027 ini, diharapkan arah pembangunan Kabupaten Banjar ke depan semakin terencana, adaptif terhadap tantangan, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.



