REDAKSI8.COM, BANJAR – Upaya Pemerintah Kabupaten Banjar menjaga keterjangkauan harga pangan terus dilakukan. Melalui mobil Gerakan Pangan Murah (GPM), masyarakat kembali mendapat akses beras dengan harga lebih terjangkau.
Kali ini, mobil GPM yang dioperasikan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar mangkal di Desa Dalam Pagar, Kecamatan Martapura, Rabu (9/9/2026).
Kedatangan mobil GPM disambut warga desa yang ingin memenuhi kebutuhan beras rumah tangga. Selain menyediakan beras SPHP, petugas juga membawa beras lokal yang mendapat subsidi dari Pemerintah Kabupaten Banjar.
Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Banjar, M. Hamdani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pasar murah yang dilaksanakan bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Banjar serta sejumlah pelaku usaha pangan.
Menurutnya, kegiatan GPM juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Banjar sekaligus menyambut Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Kami menyelenggarakan kegiatan ini berkenaan dengan Hari Jadi Kabupaten Banjar sekaligus menyambut Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW,” jelas Hamdani.
Dua jenis beras yang disediakan melalui mobil GPM yakni beras SPHP dan beras lokal. Khusus beras lokal, pemerintah daerah memberikan subsidi harga sebesar Rp5.000 per liter.
Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat di tengah harga beras lokal yang masih relatif tinggi.
Hamdani mengatakan, subsidi tidak hanya ditujukan untuk menekan beban pembelian beras, tetapi juga membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga di tengah adanya kenaikan sejumlah komoditas.
“Apalagi saat ini harga beras lokal masih cukup tinggi, belum lagi ada beberapa kebutuhan pangan yang harganya juga naik meski tidak seberapa,” ujarnya.
Ia berharap kehadiran mobil GPM dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya warga desa yang membutuhkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.
“Kita berharap adanya subsidi ini bisa membantu warga untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka,” imbuhnya.
Program mobil GPM telah berkeliling ke sejumlah desa di Kabupaten Banjar sejak 19 Agustus 2026. Mobil pangan murah tersebut dijadwalkan terus menyambangi sejumlah wilayah hingga 10 September 2026.
Hamdani menjelaskan, penentuan lokasi mobil GPM menyesuaikan dengan jadwal dan lokasi pasar murah yang digelar DKUMPP Banjar. Dengan pola tersebut, masyarakat di berbagai wilayah dapat memperoleh kesempatan mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Program ini sekaligus menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat serta memastikan ketersediaan pangan tetap dapat dijangkau masyarakat.
Kali ini, mobil GPM yang dioperasikan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar mangkal di Desa Dalam Pagar, Kecamatan Martapura, Rabu (9/9/2026).
Kedatangan mobil GPM disambut warga desa yang ingin memenuhi kebutuhan beras rumah tangga. Selain menyediakan beras SPHP, petugas juga membawa beras lokal yang mendapat subsidi dari Pemerintah Kabupaten Banjar.
Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Banjar, M. Hamdani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pasar murah yang dilaksanakan bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Banjar serta sejumlah pelaku usaha pangan.
Menurutnya, kegiatan GPM juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Banjar sekaligus menyambut Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Kami menyelenggarakan kegiatan ini berkenaan dengan Hari Jadi Kabupaten Banjar sekaligus menyambut Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW,” jelas Hamdani.
Dua jenis beras yang disediakan melalui mobil GPM yakni beras SPHP dan beras lokal. Khusus beras lokal, pemerintah daerah memberikan subsidi harga sebesar Rp5.000 per liter.
Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat di tengah harga beras lokal yang masih relatif tinggi.
Hamdani mengatakan, subsidi tidak hanya ditujukan untuk menekan beban pembelian beras, tetapi juga membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga di tengah adanya kenaikan sejumlah komoditas.
“Apalagi saat ini harga beras lokal masih cukup tinggi, belum lagi ada beberapa kebutuhan pangan yang harganya juga naik meski tidak seberapa,” ujarnya.
Ia berharap kehadiran mobil GPM dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya warga desa yang membutuhkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.
“Kita berharap adanya subsidi ini bisa membantu warga untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka,” imbuhnya.
Program mobil GPM telah berkeliling ke sejumlah desa di Kabupaten Banjar sejak 19 Agustus 2026. Mobil pangan murah tersebut dijadwalkan terus menyambangi sejumlah wilayah hingga 10 September 2026.
Hamdani menjelaskan, penentuan lokasi mobil GPM menyesuaikan dengan jadwal dan lokasi pasar murah yang digelar DKUMPP Banjar. Dengan pola tersebut, masyarakat di berbagai wilayah dapat memperoleh kesempatan mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Program ini sekaligus menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat serta memastikan ketersediaan pangan tetap dapat dijangkau masyarakat.
