REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru mulai mematangkan langkah strategis untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan di masa depan berpijak pada realitas lapangan yang akurat.
Hal ini tercermin dalam pertemuan resmi antara Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, dengan jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarbaru di Rumah Dinas Wali Kota pada Sabtu, (28/2).
Fokus utama dalam audiensi tersebut adalah persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang dijadwalkan menyisir seluruh wilayah kota mulai Mei hingga Juli mendatang.
Langkah itu dipandang bukan sekadar pendataan rutin sepuluh tahunan, melainkan sebuah instrumen vital untuk menjamin efisiensi penggunaan anggaran daerah.
Dengan memetakan seluruh pelaku usaha non-pertanian, mulai dari sektor mikro hingga korporasi besar, pemerintah kota berharap dapat merancang program yang lebih efektif dan meminimalisir pemborosan subsidi atau bantuan yang tidak tepat sasaran.
Lisa Halaby menegaskan, setiap rupiah yang dikeluarkan dari kas daerah harus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat yang didasarkan pada basis data yang kuat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kesiapan penuh jajaran Pemerintah Kota Banjarbaru dalam mendukung kerja lapangan petugas BPS.
Wali Kota berencana menginstruksikan pembuatan surat edaran resmi, penguatan publikasi melalui berbagai kanal media dan baliho, hingga pelaksanaan apel siaga untuk menyatukan gerak seluruh perangkat daerah.
Bagi beliau, keterlibatan aktif pemerintah merupakan harga mati demi menyukseskan agenda nasional tersebut.
“Pemko Banjarbaru siap memberikan dukungan penuh untuk Sensus Ekonomi ini. Nanti akan kita buatkan surat edaran, publikasi seperti baliho dan media lainnya, serta melaksanakan apel siaga. Karena sensus ekonomi ini penting, bukan hanya data, tapi ini adalah investasi data,” ujarnya.
Lebih jauh, data yang dihimpun melalui sensus ini diharapkan menjadi kompas bagi arah pembangunan Banjarbaru di masa depan agar tetap relevan dengan dinamika ekonomi terkini.
Akurasi informasi dari pelaku usaha menjadi kunci utama dalam memotret kondisi riil ekonomi kota yang tengah bertransformasi.
“Melalui sensus ini, kita bisa memastikan kebijakan dan program pembangunan sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Ini sangat membantu kami dalam merancang pembangunan Kota Banjarbaru ke depan,” tambahnya.
Pemerintah Kota Banjarbaru kini mengajak seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha untuk menyambut petugas sensus dengan memberikan informasi yang sejujur-jujurnya. Sinergi antara kejujuran responden dan profesionalisme petugas diharapkan mampu melahirkan data yang transparan.
Melalui kolaborasi kuat itu, hasil Sensus Ekonomi 2026 diproyeksikan menjadi pijakan strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat posisi Banjarbaru sebagai kota maju yang dikelola secara modern dan berbasis data.



