REDAKSI8.COM, BANJAR – Kerja keras dan semangat para peserta Kafilah Kecamatan Martapura Timur akhirnya membuahkan hasil manis. Bertindak sebagai tuan rumah, Martapura Timur sukses keluar sebagai Juara Umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XLIX Tingkat Kabupaten Banjar Syi’aril Islam Tahun 2026 setelah mengumpulkan 220 poin, mengungguli seluruh kafilah dari 20 kecamatan lainnya.
Atas prestasi tersebut, Martapura Timur berhak membawa pulang Piala Bergilir Juara Umum sekaligus menerima uang pembinaan sebesar Rp25 juta sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka dalam ajang syiar Islam paling bergengsi di Kabupaten Banjar.

Pengumuman juara disampaikan pada malam penutupan MTQ yang berlangsung meriah di halaman Kantor Kecamatan Martapura Timur, Selasa (4/8/2026) malam. Ribuan masyarakat, peserta, ofisial, dewan hakim, serta tamu undangan memadati lokasi untuk menyaksikan puncak pelaksanaan MTQ yang telah berlangsung selama empat hari.
Penutupan secara resmi dilakukan oleh Wakil Bupati Banjar, Said Idrus Al Habsyi, yang dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan MTQ.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan MTQ tidak terlepas dari kerja sama seluruh panitia, pemerintah daerah, masyarakat, serta jajaran Kecamatan Martapura Timur yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dan keikhlasan.
“Ini adalah bentuk nyata kecintaan kita terhadap Al-Qur’an. Semoga Allah SWT membalas setiap jerih payah yang telah diberikan dengan pahala yang berlipat ganda,” ujarnya.
Said Idrus juga memberikan penghargaan kepada seluruh kafilah dari berbagai kecamatan yang telah menampilkan kemampuan terbaiknya. Ia menilai, tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa kecintaan masyarakat Kabupaten Banjar terhadap Al-Qur’an terus tumbuh dan semakin kuat dari tahun ke tahun.
Ia berharap MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter generasi muda yang berakhlak mulia serta mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Kepada para juara, Said Idrus mengucapkan selamat atas prestasi yang berhasil diraih. Ia berpesan agar keberhasilan tersebut tidak membuat mereka cepat berpuas diri, melainkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan hingga mampu mengharumkan nama Kabupaten Banjar di tingkat provinsi maupun nasional.
“Pencapaian ini jangan berhenti sampai di sini. Jadikan sebagai batu loncatan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Jadilah duta Al-Qur’an yang membanggakan keluarga, daerah, dan Kabupaten Banjar,” pesannya.
Sementara kepada peserta yang belum berhasil meraih gelar juara, Wakil Bupati memberikan motivasi agar tetap semangat dan tidak berkecil hati. Menurutnya, mengikuti MTQ merupakan sebuah kemenangan tersendiri karena setiap peserta telah berani tampil, berjuang, dan mengalahkan rasa takut maupun keraguan dalam dirinya.
“Teruslah belajar, teruslah berlatih. Yakinlah bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan ikhlas tidak akan pernah sia-sia,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana MTQ, M. Sonwani Agus, mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan sportivitas selama perlombaan, serta kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik dari unsur pemerintah, aparat keamanan, panitia, relawan, maupun masyarakat.
“Terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Banjar atas dukungan anggaran, fasilitasi, koordinasi, serta pendampingan sehingga penyelenggaraan MTQ tahun ini berjalan dengan sukses,” ucapnya.
Pada malam penutupan tersebut juga diumumkan para peraih penghargaan individu. Zainuddin Zuhri dari Kecamatan Beruntung Baru dinobatkan sebagai Juara Umum Perorangan Putra, sementara Dina Andriani dari Kecamatan Martapura Timur berhasil meraih gelar Juara Umum Perorangan Putri.
Adapun penghargaan Juara Favorit diberikan kepada Ramadan Nazwa dari Kecamatan Sambung Makmur. Ketiga penerima penghargaan tersebut memperoleh uang pembinaan serta hadiah paket umrah sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan dedikasi mereka dalam memuliakan Al-Qur’an.
Berakhirnya MTQ Nasional XLIX Tingkat Kabupaten Banjar bukan sekadar penutup sebuah perlombaan, tetapi menjadi momentum memperkuat syiar Islam, meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, serta melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik yang diharapkan mampu mengharumkan nama Kabupaten Banjar pada ajang MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Selatan hingga tingkat nasional.
Pada kesempatan yang sama juga diumumkan bahwa MTQ Nasional ke-50 Tingkat Kabupaten Banjar Tahun 2027 akan diselenggarakan di Kecamatan Aranio, yang akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan syiar Al-Qur’an berikutnya.



