REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) non-subsidi seperti 5,5 kilogram (kg) dan 12 kilogram dalam beberapa hari terakhir kini melonjak tajam di Kota Banjarbaru.
Kondisi tersebut, berdampak langsung ke tingkat pengecer dan konsumen rumah tangga hingga memicu keluhan warga, meski pasokan LPG mulai kembali normal.

Namun, di pangkalan, harga gas LPG mengalami penyesuaian yang cukup signifikan.
“Sabtu pagi itu sudah naik, yang 12 kilo ini naiknya Rp35Rp35 ribu yang 5,5 naiknya Rp17 ribu, sekarang untuk eceran kami di harga Rp117 ribu, ukuran 12 kilogram Rp240 ribu,” ujar petugas pangkalan LPG di Loktabat Selatan, Gazali Ramadhan saat diwawancarai, Rabu (22/4/26).
Meski harga alami kenaikan, permintaan tidak turun, bahkan gas LPG tetap menjadi kebutuhan utama rumah tangga sehingga pembelian berjalan normal.
“Namanya gas jadi biarpun naik ya tetap jalan pembelian. Karena masak ya pakai gas. Jadi gak ada keluhan sih sebenarnya,” ungkapnya.
Gazali juga mengakui, sebelumnya, pasokan gas LPG sempat tersendat, tetapi kini distribusi sudah mulai stabil dengan pengiriman rutin beberapa kali dalam sepekan.
“Kalau penyebab pastinya kurang tahu, itu kebijakan dari pusat, dari Pertaminanya memang sudah naik,” imbuhnya.
Sementara itu, salah satu warga Balitan mengungkap, di tingkat pengecer, harga lebih bervariasi dan cenderung lebih tinggi.
Kondisi itu membuat beban semakin terasa, terutama bagi ibu rumah tangga.
“Harganya bervariasi di pasaran tergantung penjualnya berapa, ada yang Rp250 ribu, ada Rp240 ribu, dan Rp260 ribu, Sebelumnya Rp192 ribu,” sebutnya.
Di sisi lain, dengan pasokan gas yang tersedia, lonjakan harga tetap menjadi tekanan baru bagi warga.
Sehingga membuat masyarakat tidak punya banyak pilihan selain mengikuti harga pasar, sembari berharap distribusi tetap lancar dan harga kembali stabil.
“Kenaikan ini baru sekitar tiga harian. Sebenarnya tidak berpengaruh ke ketersediaan karena barangnya ada dan laku saja, tapi memang terasa memberatkan bagi kami pengguna karena selisih harganya lumayan besar,” tuntasnya.



