REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU – Kabar duka menyelimuti pencarian seorang lansia yang sebelumnya dilaporkan hilang di area perkebunan Desa Tri Martani, Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Lansia bernama Kopsah (73) tersebut sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu (21/3) pagi, saat keluarga tengah melaksanakan salat Id.

Korban diketahui memiliki kondisi pikun dan diduga berjalan keluar rumah menuju area perkebunan di belakang kediamannya dan akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah beberapa hari dilakukan pencarian secara intensif.
Jasad korban ditemukan oleh warga dan tim Rescue gabungan di area perkebunan kelapa sawit diperkirakan pada pukul 10.00 WITA pada Jumat (27/3/2026).
Penemuan itu kemudian segera dilaporkan kepada aparat desa dan pihak kepolisian setempat untuk dilakukan proses evakuasi.
Kapolsek Sungai Loban, Iptu Kity Tokan, membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, korban diduga meninggal akibat kelelahan dan dehidrasi.
“Korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Dugaan sementara akibat dehidrasi, namun penyebab pasti masih menunggu hasil visum,” ujarnya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah duka di Desa Tri Martani. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan memutuskan untuk tidak dilakukan visum maupun autopsi terhadap jenazah korban, sehingga proses pemakaman dapat segera dilaksanakan.
Sebelumnya, operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Unit Siaga SAR Batulicin, TNI, Polri, tim Emergency Response Team (ERT), relawan, serta masyarakat setempat, dengan fokus penyisiran di area perkebunan yang luas.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga, khususnya lansia dengan kondisi medis seperti pikun, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali



