REDAKSI8.COM – Dalam rangka aksi pencegahan Corona Virus Disaese 2019 (covid-19) atau virus corona, masyarakat Kelurahan Loktabat Selatan Kecamatan Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru, melakukan penyemprotan Dis-infektan di setiap rumah Kelurahan Loktabat Selatan RT 02 yang dikenal Kampung Sultan, Selasa siang (24/3).
Diinisiasi oleh masyarakat setempat, aksi tersebut berasal dari hasil swadaya warga Kampung Sultan. Menggunakan komposisi bahan yang cukup sederhana, penyemprotan itu menurut tokoh masyarakat setempat, Muhtadin, dilaksanakan menggunakan hasil swadaya masyarakatnya RT 01 Kelurahan Loktabat Selatan.

Bagi Muhtadin, aksi ini merupakan bentuk dukungannya kepada pihak Pemerintah Kota Banjarbaru, untuk mencegah masuknya virus korona ke lingkungan tempat tinggalnya.
“Kami ingin memicu warga RT lain di Banjarbaru untuk melakukan hal yang sama, dalam mendukung program Pemko Banjarbaru mencegah virus corona,” ungkap Muhtadin.
Kampung Sultan katanya, menjadi pintasan jalur alternatif masyarakat banjarbaru menuju pasar bauntung. Hal ini lah pikirnya, yang menjadi alasan utama kenapa wilayahnya harus melaksanakan dis-infeksi ini.
“Posisi kampung kami ini berada di tengah-tengah Kota Banjarbaru. Wajar saja jika kami waspada,” ujarnya kepada Redaksi8.com

Bekerjasama dengan salah satu komunitas di Kota Banjarbaru, selain dis-infeksi Ia juga mengedukasi wargnya mengenai bagaimana cara mencuci tangan dengan baik dan benar. Serta membuatan dis-infektan dari bahan sederhana yang mudah diperoleh, seperti cairan pembersih lantai, pemutih pakaian dan kaporit.
“Ditempat kami ada sekitar 95 kepala Keluarga. Hari ini kami upayakan seluruh rumah akan diberi dis-infektan secara bergantian,” tuturnya.
Sementara itu, anggota Komunitas Yang tengah bertugas, Hafilludin menjelaskan, dengan bahan racikan pembersih lantai, dalam hal ini Wipol di tambah Byclean dan kaporit, sudah memenuhi standar untuk memusnahkan bakteri dan kuman.
Lebih jauh kepada redaksi8.com, cara pembuatannya pertama, campurkan 30 mili liter cairan wipol kedalam 1 liter air. Kemudian masukan cairan byclean sebanyak 1 tutup botol byclean. Lalu aduk hingga merata.
“Sebenarnya dari Dinas Kesehatan ada 6 macam bahan untuk membuat dis-infektan. Namun 2 macam bahan ini pun sudah cukup mewakili,” bebernya.


“Di dalam cairan wipol ini kan sudah ada anti bakterinya. Penyemprotan ini, sedikitnya bisa menutup masuknya penyebaran virus corona,” tambah Hafilludin.
Penggunaan dis-infektan tersebut imbuhnya, jangan dilakukan setiap hari. Karena, cairan tersebut merupakan racun ringan yang jika dihirup atau tersentuh langsung kulit manusia, ditakutkan dapat menimbulkan gejala-gejala alergi ringan, seperti gatal dan bersin.
“Bagusnya disemprotkan satu minggu sekali, di luar dan di dalam rumah,” tukasnya.
“Modalnya tidak sampai 30 ribu rupiah,” pungkasnya.


