REDAKSI8.COM, BANJAR – Suasana hangat dan penuh diskusi konstruktif mewarnai kunjungan kerja rombongan DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan ke Bappedalitbang Kabupaten Banjar, Senin (9/3/2026) pagi. Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Sekretaris Bappedalitbang tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman serta memperkuat sinergi antar daerah dalam mendorong inovasi dan peningkatan kualitas perencanaan pembangunan.
Rombongan DPRD Hulu Sungai Selatan disambut langsung oleh Sekretaris Bappedalitbang Kabupaten Banjar Hanafi, didampingi Kepala Bidang Penelitian, Pengembangan dan Inovasi Nuri Ansyari bersama jajaran pejabat struktural dari bidang Penelitian, Pengembangan dan Inovasi (PPI).
Dalam sambutannya, Hanafi menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja tersebut. Ia menilai pertemuan antar pemerintah daerah seperti ini memiliki nilai strategis karena dapat membuka ruang diskusi yang produktif dalam bertukar ide, pengalaman, serta praktik terbaik dalam pengelolaan pembangunan daerah.
Menurutnya, komunikasi dan kolaborasi antar daerah menjadi salah satu kunci penting dalam meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan. Melalui diskusi yang terbuka, berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dapat dicari solusinya secara bersama-sama.
“Pertemuan seperti ini menjadi momentum penting untuk saling belajar dan berbagi pengalaman. Dengan adanya pertukaran informasi, kita bisa memperkuat sistem perencanaan pembangunan sekaligus mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Hanafi juga menekankan bahwa inovasi daerah tidak hanya lahir dari kebutuhan internal pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak, termasuk lembaga legislatif. Peran DPRD sangat penting dalam menciptakan ekosistem inovasi melalui dukungan kebijakan, penganggaran, hingga pengawasan terhadap program-program pembangunan.
Melalui forum diskusi seperti kunjungan kerja ini, ia berharap akan muncul berbagai gagasan baru yang dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan Yuniati menjelaskan bahwa kunjungan kerja tersebut dilakukan dalam rangka memperdalam pemahaman terkait peran DPRD dalam mendorong inovasi daerah, khususnya dalam mendukung perencanaan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Ia mengatakan bahwa Kabupaten Banjar dinilai memiliki berbagai inovasi yang dapat menjadi referensi bagi daerah lain, termasuk bagi Kabupaten Hulu Sungai Selatan dalam mengembangkan program pembangunan berbasis inovasi.
“Melalui kunjungan ini kami ingin menggali informasi dan praktik baik yang telah dilakukan Kabupaten Banjar, khususnya terkait bagaimana DPRD dapat berperan dalam mendorong lahirnya inovasi daerah yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ungkap Yuniati.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Penelitian, Pengembangan dan Inovasi Bappedalitbang Kabupaten Banjar Nuri Ansyari memaparkan sejumlah inovasi yang telah dikembangkan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar. Salah satu inovasi yang disampaikan adalah Sistem Informasi Janji Temu yang diterapkan di Sekretariat DPRD Kabupaten Banjar.
Inovasi berbasis teknologi informasi tersebut dirancang untuk mempermudah serta menata proses penerimaan tamu di lingkungan DPRD secara lebih terstruktur dan sistematis. Melalui sistem ini, masyarakat atau pihak yang ingin melakukan pertemuan dengan anggota DPRD dapat mengatur jadwal kunjungan secara lebih tertib dan terencana.
Selain meningkatkan efisiensi pelayanan, sistem ini juga membantu memastikan bahwa setiap proses penerimaan tamu berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Dengan demikian, pelayanan publik menjadi lebih transparan, tertib, dan profesional.
Nuri menegaskan bahwa keberhasilan inovasi daerah tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk DPRD yang memiliki fungsi penting dalam proses legislasi, penganggaran, dan pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan.
“Peran DPRD sangat strategis dalam mendorong terciptanya ekosistem inovasi daerah. Dukungan kebijakan, alokasi anggaran, serta pengawasan terhadap implementasi inovasi sangat menentukan keberlanjutan program inovasi di daerah,” jelasnya.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana dialog yang interaktif, di mana kedua belah pihak saling bertukar pandangan mengenai strategi pengembangan inovasi daerah, tantangan dalam implementasi program, serta peluang kolaborasi antar pemerintah daerah ke depan.
Melalui kunjungan kerja ini diharapkan terbangun hubungan kerja sama yang semakin erat antara Pemerintah Kabupaten Banjar dan DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan, khususnya dalam upaya memperkuat perencanaan pembangunan yang inovatif, partisipatif, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.



