REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu melakukan kunjungan kerja ke Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kota Bandung, Selasa (12/5/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempelajari implementasi Smart City dan pengelolaan Sistem Satu Data yang telah diterapkan Pemerintah Kota Bandung.
Rombongan Komisi III DPRD Tanah Bumbu dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi III, I Wayan Sudarma.
Ia menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kota Bandung kepada rombongan dari Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Bandung, khususnya keluarga besar BAPPERIDA, yang telah menerima kunjungan kerja Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Bumbu dengan sangat hangat di tengah kesibukan Bapak/Ibu sekalian,” ujar I Wayan Sudharma kepada Redaksi8.com.
Ia menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat perencanaan pembangunan berbasis data.
“Maksud kedatangan kami dari Bumi Bersujud, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, adalah untuk belajar dan menimba ilmu. Kami menyadari betul bahwa Kota Bandung merupakan salah satu pionir atau tolok ukur nasional dalam implementasi Smart City dan pengelolaan Sistem Satu Data,” katanya.
Menurutnya, integrasi data menjadi elemen penting dalam menciptakan kebijakan pemerintah yang tepat sasaran. Selain itu, penerapan teknologi Smart City juga dinilai mampu meningkatkan efisiensi birokrasi serta transparansi pelayanan publik.
“Saat ini, Kabupaten Tanah Bumbu sedang berupaya keras meningkatkan kualitas pelayanan publik dan akurasi perencanaan pembangunan. Kami meyakini bahwa data yang terintegrasi adalah kunci agar kebijakan pemerintah tidak salah sasaran dan teknologi Smart City bukan sekadar gaya hidup digital, melainkan alat untuk efisiensi birokrasi dan transparansi,” lanjutnya.
Dalam pertemuan tersebut, Komisi III DPRD Tanah Bumbu juga mendalami sejumlah poin strategis terkait pengembangan ekosistem digital pemerintahan di Kota Bandung.
Beberapa isu yang menjadi fokus pembahasan meliputi integrasi data antar-SKPD, peran BAPPERIDA dalam mendorong riset dan inovasi daerah, hingga strategi menjaga keberlanjutan sistem di tengah transisi kepemimpinan dan perubahan regulasi.
“Dalam pertemuan ini, ada beberapa poin krusial yang ingin kami dalami, antara lain integrasi data, inovasi daerah, serta keberlanjutan sistem agar tetap berjalan efektif,” ungkapnya.
Lebih lanjut Ia menambahkan, hasil dari kunjungan kerja tersebut diharapkan dapat menjadi referensi strategis bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam menyusun regulasi maupun penganggaran yang mendukung transformasi digital daerah.
“Kami berharap dialog hari ini dapat memberikan ‘oleh-oleh’ berupa wawasan strategis dan teknis yang bisa kami adaptasi dan terapkan di Kabupaten Tanah Bumbu. Kami tidak ingin hanya sekadar tahu, tapi kami ingin memahami bagaimana regulasi dan penganggaran yang tepat untuk mendukung ekosistem digital ini,” jelasnya.
Menutup pernyataannya, I Wayan Sudarma berharap hubungan antara Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Pemerintah Kota Bandung dapat terus terjalin melalui kolaborasi antar-daerah di masa mendatang.
“Semoga hubungan silaturahmi antara Kabupaten Tanah Bumbu dan Kota Bandung tidak berhenti sampai di sini, namun dapat terus berlanjut dalam bentuk kolaborasi antar-daerah di masa depan,” pungkasnya.



