Kegiatan diikuti sekitar 70 peserta, terdiri atas anggota TNI, PNS, dan Persit Kodim 1006/Banjar. Bertindak sebagai narasumber, dr. Tuti Awaliyah, Dokter Umum Kesehatan Kodim 1006/Banjar, memberikan pemaparan komprehensif mengenai bahaya narkoba dari sisi medis serta meningkatnya kasus penyalahgunaan di Indonesia.
Dalam sambutannya yang diwakilkan oleh Pasandi Kodim 1006/Banjar, Dandim menegaskan bahwa kegiatan P4GN rutin dilaksanakan dua kali dalam setahun.
“Program ini merupakan wujud nyata komitmen kami untuk menjaga seluruh personel beserta keluarganya agar terbebas dari bahaya narkoba yang dapat merusak moral, kesehatan, dan sendi kehidupan bangsa,” ujarnya.
Dr. Tuti menambahkan, selain penyuluhan, langkah pencegahan juga perlu didukung dengan pemeriksaan berkala dan pendekatan rehabilitatif bagi korban kecanduan.
“Narkoba bukan hanya merusak tubuh, tetapi juga mengganggu fungsi otak dan perilaku sosial seseorang. Penanganan dini menjadi kunci utama,” jelasnya.
Sebagai penutup kegiatan, dilakukan tes urine secara acak terhadap 37 personel dan PNS Kodim 1006/Banjar. Hasilnya akan menjadi bahan evaluasi dalam memperkuat disiplin dan menjaga integritas satuan.
Melalui kegiatan ini, Kodim 1006/Banjar menegaskan komitmennya untuk menjadi satuan bersih dan bebas dari narkoba, sejalan dengan semangat TNI AD dalam menjaga kehormatan serta keteladanan di tengah masyarakat.



