REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Kodim 1006/Banjar yang diwakili Kapten Inf Dudy Suaspriyadi menghadiri acara Pembukaan Expo Lazismu 2025, yang digelar di Lapangan Dr. Murdjani, Jalan Panglima Batur, Banjarbaru Utara, pada Sabtu (1/11/2025).
Kegiatan tahunan yang mengusung tema “Bergerak Maju Menyongsong Indonesia Emas” ini menjadi momentum kolaborasi antara pemerintah, lembaga zakat, dan masyarakat untuk memperkuat peran ekonomi umat serta memajukan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Acara pembukaan turut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kota Banjarbaru, Polres Banjarbaru, Kodim 1006/Banjar, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kalimantan Selatan, serta pengurus Lazismu Pusat dan Lazismu Kalimantan Selatan.
Expo dibuka secara resmi oleh Wali Kota Banjarbaru yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Abdul Basit, M.M. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi terhadap Muhammadiyah dan Lazismu yang konsisten berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi berbasis keumatan dan kemandirian sosial.
Sementara itu, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Selatan dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antar pihak dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang berkeadilan. Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Daerah dan seluruh pihak yang membantu terselenggaranya kegiatan Expo secara sukses.

Kegiatan Expo Lazismu 2025 menjadi ajang strategis bagi pelaku UMKM lokal untuk mempromosikan produk-produk unggulan daerah. Berbagai stan pameran menampilkan hasil olahan makanan, kerajinan tangan, busana muslim, produk kreatif, hingga layanan sosial dari lembaga zakat dan amal usaha Muhammadiyah.
Momen pembukaan ditandai dengan pemotongan pita oleh perwakilan Pemerintah Kota Banjarbaru, disaksikan oleh seluruh undangan, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan kunjungan ke stan peserta.
Expo Lazismu akan berlangsung selama delapan hari, mulai 1 hingga 8 November 2025, menampilkan rangkaian kegiatan menarik seperti pameran produk UMKM, talkshow kewirausahaan, pentas seni islami, dan kegiatan sosial kemanusiaan.
Kodim 1006/Banjar menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat ketahanan sosial.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkembang dan menunjukkan semangat kemandirian ekonomi,” ujar Kapten Inf Dudy Suaspriyadi di sela kegiatan.



