REDAKSI8.COM – Untuk tempat berkumpulnya para alumni Pondok Pesantren Darussalam Martapura, tidak hanya Warga Alumni Pondok Pesantren Darussalam (WAPDA) Martapura yang merupakan induk dari para alumni yang dibuat oleh Yayasan dan Pimpinan serta dewan guru Pondok Pesantren Darussalam Martapura.
Ternyata ada lagi Ikatan Persaudaraan Alumni Darussalam (IPAD) Martapura yang juga tidak kalah eksisnya di masyarakat untuk melakukan kegiatan serta perkumpulan para alumni pondok Pesantren Darussalam Martapura.

Sesuai dengan kesepakatan bersama saat acara Musyawarah Besar (Mubes) Warga Alumni Pondok Pesantren Darussalam Martapura yang dilaksanakan pada akhir tahun Januari 2022 kemarin.
Seperti yang disampaikan oleh Ketua Umum WAPDA Pusat DR Ahmad Fauzan Saleh bahwa kesepakatan mubes kemarin, kita akan memasukan beberapa organisasi yang mengatasnamakan Alumni Pondok Pesantren Darussalam Martapura sebagai Badan Otonom (Banom) yang menjadi bagian dari organisasi WAPDA.
“Insyaallah setelah resmi masuk dalam badan otonom WAPDA, lingkup kegiatan akan diperluas bukan hanya anggota IPAD tetapi seluruh pengurus WAPDA yang ada di Provinsi, Kabupaten bahkan tingkat desa pun kedepan punya agenda membentuk BAZIS,” ungkapnya

Ketua Umum WAPDA juga berharap anggota IPAD yang selalu enerjik akan kita libatkan. Dan kalau ada organisasi alumni Pondok Pesantren atau sekolah yang berada dibawah yayasan Darussalam Martapura akan kita upayakan untuk bergabung dan menjadi Banom di WAPDA.
Kepengurusan IPAD di ketuai oleh Guru Yasir Syahrun, Sekretaris Abdullah HB dan Bendahara Nasrullah dengan Inisiator pertama pendirian IPAD adalah Sayyid Shodiq Al Balghaits dan sampai hari ini
Seperti yang disampaikan oleh Sekretaris IPAD Abdullah HB, sampai hari ini ada 225 orang yang menjadi anggota yang mencakup semua Kabupaten Kota di Kalimantan Selatan.
“Hampir semua Kabupaten kota ada aja yang jadi kepengurusan IPAD, tetapi mayoritas Kabupaten Banjar. Dan kita selalu lakukan pertemuan bulanan sekaligus silaturahmi juga tahlilan untuk menghadiahi Pendiri, Pimpinan dan dewan guru yang sudah wafat,” tuturnya
Dan disamping itu, kegiatan IPAD juga pengumpulan dana untuk santunan yang akan diberikan kepada dewan guru dan janda (istri) tuan guru yang dikunjungi setiap bulan. Dan penghimpunan dana utk anggota IPAD yg terkena musibah melalui IPAD PEDULI Bencana.



