REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Anggota Komisi I DPRD Kota Banjarbaru, H. Jon Robet, menggelar kegiatan reses bersama warga Kelurahan Kemuning, Kecamatan Banjarbaru Selatan, pada Senin (1/12/2025) malam.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah keluhan dan aspirasi warga mengemuka, terutama mengenai ketidakmerataan dalam pendistribusian bantuan sosial (bansos) yang diterima oleh masyarakat.
Jon Robet mengungkapkan, salah satu topik utama yang disampaikan warga adalah ketidakadilan dalam penerimaan bantuan sosial, khususnya bagi ibu-ibu.
“Ada beberapa aspirasi yang muncul, salah satunya mengenai bantuan sosial. Warga merasa cemburu karena sebagian ada yang menerima bantuan, sementara lainnya tidak,” ujar Jon Robet.
Selain itu, ada pula laporan mengenai seorang warga yang menderita stroke selama empat tahun, namun tidak pernah menerima bantuan sosial apapun, termasuk bantuan dasar seperti beras.
“Ada warga yang sudah sakit stroke selama empat tahun, tapi tidak pernah mendapatkan bantuan sama sekali. Bahkan bantuan dasar seperti beras pun tidak diterima,” tambahnya.
Kekecewaan warga semakin dalam ketika mengetahui bahwa Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dibagikan pada 22 November 2025 lalu tidak merata distribusinya.
“Baru-baru ini, ada bantuan BLT yang disalurkan pada 22 November. Tapi banyak warga di RT sini yang tidak menerima bantuan tersebut,” ungkapnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Jon Robet berjanji untuk melakukan koordinasi dengan pihak kelurahan setempat guna menelusuri lebih lanjut proses pendataan dan distribusi bantuan sosial.
“Saya akan berkoordinasi dengan pihak kelurahan untuk menanyakan apa yang sebenarnya terjadi. Biasanya, pendataan dimulai dari bawah, yaitu dari RT, lalu diteruskan ke kelurahan,” jelasnya.
Jon Robet menegaskan komitmennya untuk memastikan warga yang berhak menerima bantuan sosial bisa mendapatkannya.
“Saya akan telusuri lebih lanjut terkait distribusi bantuan ini, agar tidak ada warga yang terlewat,” tegasnya.
Selain persoalan bantuan sosial, warga Kelurahan Kemuning juga menyampaikan aspirasi terkait kondisi infrastruktur yang masih membutuhkan perbaikan.
Masalah jalan dan fasilitas umum lainnya menjadi perhatian warga yang berharap agar pemerintah segera melakukan perbaikan.
Melalui reses ini, Jon Robet mengharapkan agar masalah-masalah yang disampaikan oleh warga dapat segera ditindaklanjuti, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kelurahan Kemuning.
“Kami akan terus berupaya memperjuangkan aspirasi warga agar masalah sosial dan infrastruktur dapat segera teratasi,” tutupnya.



