REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Antrean panjang mengular hingga ke jalan raya saat Pasar Murah Bersubsidi digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Banjarbaru di halaman Komplek Disabilitas, Kelurahan Guntung Manggis, Rabu (25/2/26).
Meski hujan deras mengguyur, warga tetap bertahan demi mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah.

Pasar murah tersebut melayani empat Kelurahan, yakni Guntung Manggis, Landasan Ulin Timur, Guntung Payung dan Syamsudin Noor, sehingga jumlah warga yang datang tercatat paling banyak dibanding dengan Kecamatan lain.
Bahkan, antrean panjang sudah terlihat satu jam sebelum kegiatan dibuka.
Salah satu warga dari Kelurahan Landasan Ulin Timur, Yetno mengatakan, datang ke pasar murah sejak pagi hari bersama istrinya untuk mendapatkan sembako bersubsidi.
“Dari jam 8 tadi datang lumayan banyak yang antre. Alhamdulillah dapat gula 2 kilogram, minyak 2 liter, beras 5 kilogram dan telur 2 kilogram,” ungkapnya.
Ia mengakui, tetap bertahan dibarisan antrean meski sempat kehujanan karena harga yang ditawarkan sangat membantu kebutuhan selama Ramadan.
“Pas pengambilan tadi kehujanan. Karena sangat membantu sekali untuk kebutuhan sehari-hari, jadi kalau ada sembako murah pasti kita ikut antre,” ucapnya.
Senada warga Kelurahan Guntung Payung, Irma Wati juga mengatakan, dirinya sudah lama mengantre sejak pukul 08.00 Wita pagi.
“Antreannya paling 25 orang saja tadi pas saya datang tapi lumayan nunggu karena masih menata barangnya. Alhamdulillah dapat minyak, telur, gula sama beras,” katanya.
Menurutnya, harga yang lebih murah sangat membantu masyarakat, terutama untuk kebutuhan berjualan sehari-hari.
“Ini membantu banget karena lebih murah. Ini bisa buat bikin peyek minyaknya. Biasanya hahis seminggu tiga liter, kalau gula dua minggu habis dua kilogram,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Disperindag Kota Banjarbaru, Muriani menyampaikan, setiap Kecamatan disiapkan sekitar 500–600 item bahan pokok dengan subsidi Rp5.000 per kilogram atau liter.
“Ada beras, telur, minyak, dan gula. Subsidi yang diberikan Rp 5.000 per kilo atau per liter kita siapkan 500-600 barang,” sebutnya.
Ia memastikan, stok bahan pokok yang disiapkan cukup untuk membantu masyarakat yang datang.
“InsyaAllah, harapan kita semua masyarakat kebagian,” tutupnya.
Sebagai informasi, Pasar Murah Bersubsidi Ramadan 1447 Hijriah ini akan berlanjut dan ditutup di Kecamatan Cempaka, tepatnya di halaman Pasar Galuh Cempaka, Kelurahan Bangkal, Kamis (26/2/26) pagi.



