REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Ditengah bulan maulid Nabi besar Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam (SAW) sekarang, harga telur di Kota Banjarbaru turun.
Padahal, kerap di bulan peringatan kelahiran Rasulullah itu, harga telur justru tambah mahal di pasaran.
Namun sebaliknya, seperti yang disampaikan oleh seorang pedang telur ayam sekaligus Ketua Kerukunan Pasar Bauntung, Kota Banjarbaru, Darmanto, harga telur ayam sudah turun sejak satu bulan terakhir ini.
“Turun asalnya di harga Rp32.000 jadi sekarang Rp28.000, jadi kurangnya Rp4.000 per kilo,” sebutnya.
Ia memperkirakan, harga telur akan kembali naik lagi ketika masuk bulan maulid Nabi Muhammad SAW, yang notabennya mayoritas umat muslim acap kali menggelar acara syukuran dan selamatan hari kelahiran Nabi Muhammad.
Nyatanya harga malah turun dan permintaan konsumen pun kian banyak.
Saat ini katanya, sudah ada beberapa pelanggan yang memesan telur ayam kepadanya sebanyak 300 butir. Kebutuhannya untuk acara maulid.
“Sudah ada yang memesan telur buat persiapan maulid, satu orang ada 100, ada yang 200,” ucapnya.
Darmanto menyampaikan, telur ayam yang dijual berasal dari peternak ayam telur di Kota Banjarbaru dan Pelaihari.
“Dari Palam ada, dari Pelaihari ada, kebanyakan produk lokal,” katanya.
Sementara itu, seorang pembeli telur ayam, Ina mengatakan, beberapa pekan terakhir harga telur di pasaran turun.
Ia berharap, harga telur akan terus stabil dan tidak mengalami kenaikan, ditambah ini sudah memasuki perayaan maulid Nabi Muhammad SAW.
“Bulan maulid Nabi biasanya harga telur naik, tapi sekarang malah turun,” herannya.



