REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU – Momentum baru bagi dunia pers digital Kalimantan Selatan resmi dimulai. Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Kalimantan Selatan periode 2025-2030 resmi dilantik langsung oleh pengurus JMSI Pusat di Aula Dispersip Provinsi, Banjarmasin, Senin (8/6/2026).
Acara sakral ini dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, termasuk Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili Asisten Administrasi Umum, Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj. Amanda, serta unsur Forkopimda Kalsel.

Di tengah optimisme tersebut, JMSI Tanah Bumbu menyatakan kesiapannya untuk menjadi garda terdepan dalam menyukseskan visi besar organisasi di tingkat daerah.
Ketua JMSI Tanah Bumbu, Alamsyah, yang berhadir langsung dalam acara tersebut memberikan apresiasi tinggi dan menaruh harapan besar pada kepengurusan yang baru.
Ia menegaskan pentingnya kolaborasi yang solid dari tingkat kabupaten hingga pusat.
“Selamat kepada pengurus JMSI Kalsel yang baru dilantik. Semoga sinergi antara JMSI pusat, provinsi, dan kabupaten/kota terus terjalin dengan baik. Kita sama-sama berkomitmen membangun ekosistem media siber yang profesional, sehat, dan bermartabat demi kemajuan Banua,” ujar Alamsyah.
Bagi JMSI Tanah Bumbu, pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen lokal dalam menyajikan informasi yang mengedukasi dan lepas dari jerat hoaks.
Pelantikan ini mengusung semangat bersama membangun ekosistem media siber yang profesional demi kemajuan Banua. Tantangan media digital yang semakin kompleks menuntut setiap pengurus wilayah bergerak cepat.
Ketua Dewan Pembina JMSI Kalsel, H. Afrizal, dalam sambutannya mengajak seluruh anggota untuk bekerja bersama dan merangkul semua pihak.
“Kami berharap seluruh anggota JMSI terus menjaga profesionalisme, meningkatkan kualitas produk jurnalis, untuk bisa memberitakan seobjektif mungkin sesuai fakta di lapangan,” kata H. Afrizal.
Senada dengan hal tersebut, Ketua JMSI Kalsel terpilih, Anshari Yannor, menyampaikan bahwa kunci menghadapi masa depan media adalah sinergi internal dan kolaborasi eksternal.
Menurut Anshari, dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan menjaga independensi, JMSI Kalimantan Selatan harus berusaha maksimal untuk berkontribusi nyata bagi kemajuan pers serta pembangunan daerah.
Dengan nakhoda baru ini, JMSI Tanah Bumbu siap menyelaraskan program kerja daerah demi mendukung terciptanya industri media siber Kalimantan Selatan yang lebih berintegritas dan dipercaya masyarakat.



