REDAKSI8.COM, TANJUNG – Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani menilai, lomba Talintingan Bagarakan Sahur dapat menjadi medium menumbuhkan generasi muda untuk mencintai tradisi lokal.
Harapan tersebut disampaikannya saat membuka secara resmi Lomba Talintingan Bagarakan Sahur yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tabalong di depan Gedung Saraba Kawa, Kamis (5/3/2026) malam.
“Ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap tradisi lokal,” harap Bupati H Fani sapaan akrabnya.
Menurutnya, lomba tersebut bukaan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bentuk pelestarian budaya daerah yang sarat nilai kebersamaan, semangat gotong royong dan syiar Ramadan.
“Pawai ini juga bukan hanya hiburan, tetapi juga bentuk pelestarian tradisi daerah yang sudah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat kita,” ujarnya.
Selain itu, lanjutnya, juga sekaligus memperkuat karakter religius bagi masyarakat luas yang sejalan dengan visi pembangunan Tabalong Smart.
“Kegiatan seperti ini mencerminkan nilai religius yang hidup dan tumbuh di tengah masyarakat kita,” lanjutnya.
Diketahui, Lomba Talintingan Bagarakan Sahur tersebut diikuti 41 grup peserta yang terdiri dari 6 grup dari Kabupaten Balangan, Hulu Sungai Utara (Amuntai) dan Hulu Sungai Selatan (Kandangan).
Para peserta pun akan memperebutkan total hadiah puluhan juta yang terbagi dalam kategori umum dan khusus lokal Tabalong.



