REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat sekaligus Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Drs. H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si., dijadwalkan berkunjung ke Kalimantan Selatan pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Kunjungan tersebut mencakup sejumlah agenda, mulai dari peringatan Hari Santri Nasional 2026, kegiatan kepartaian, hingga penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ketua Pelaksana Forum Komunikasi Santri Banua, M Zaini, mengatakan salah satu agenda utama Gus Muhaimin, sapaan akrab Abdul Muhaimin Iskandar, adalah menghadiri rangkaian peringatan Hari Santri Nasional yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al Falah, Banjarbaru.
Menurut Zaini, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda yang disiapkan untuk memperingati Hari Santri Nasional 2026 sekaligus mempererat silaturahmi dengan kalangan pesantren dan masyarakat.
“Selain menghadiri peringatan Hari Santri Nasional, Gus Muhaimin juga dijadwalkan menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak karhutla serta para relawan pemadam kebakaran,” ujar Zaini.
Zaini yang juga menjabat Ketua DPC PKB Kabupaten Banjar sekaligus anggota DPRD Kabupaten Banjar itu menjelaskan, bantuan tersebut merupakan salah satu agenda sosial dalam kunjungan Gus Muhaimin ke Kalimantan Selatan.
Penyaluran bantuan diharapkan dapat membantu masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan, sekaligus memberikan dukungan kepada para relawan pemadam kebakaran yang selama ini terlibat dalam upaya penanganan karhutla di daerah.
Selain agenda sosial dan keagamaan, kunjungan Gus Muhaimin juga diisi dengan sejumlah kegiatan internal PKB di Kalimantan Selatan.
Agenda yang disiapkan meliputi peresmian kantor Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Kalimantan Selatan, pelantikan pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC), serta orientasi politik bagi jajaran pengurus partai.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi PKB di daerah. Melalui agenda itu, kepengurusan partai diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan menjalankan program organisasi sesuai dengan peran serta tanggung jawab masing-masing.
Puncak rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung melalui apel akbar Hari Santri Nasional pada sore hari. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda yang melibatkan kalangan santri dalam peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kalimantan Selatan.
Kehadiran Gus Muhaimin di Pondok Pesantren Al Falah diharapkan turut menyemarakkan peringatan tersebut sekaligus menjadi momentum silaturahmi antara tokoh nasional, kalangan pesantren, dan masyarakat.
Dengan sejumlah agenda yang telah disiapkan, kunjungan pada 24 Oktober mendatang tidak hanya berfokus pada kegiatan kepartaian, tetapi juga mencakup kegiatan sosial dan keagamaan, khususnya dukungan bagi masyarakat terdampak karhutla serta para relawan pemadam kebakaran di Kalimantan Selatan.
Gus Muhaimin ke Kalsel 24 Oktober, Hadiri Hari Santri hingga Salurkan Bantuan Korban Karhutla








