Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Gubernur Muhidin Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Rp15 Miliar Uang Baru Diantar ke Lima Pulau Terluar Kalsel

Az-Zukhairy by Az-Zukhairy
10 Juni 2026
A A
Gubernur Muhidin Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Rp15 Miliar Uang Baru Diantar ke Lima Pulau Terluar Kalsel
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, KALSEL– Deru mesin Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Hiu-634 memecah suasana pagi di Dermaga Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Selasa (9/6/2026). Di tengah hembusan angin laut, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin berdiri melepas keberangkatan tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 yang membawa misi penting negara: mengantarkan uang rupiah layak edar hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T) di Kalimantan Selatan.

Bukan sekadar perjalanan laut biasa. Di dalam kapal perang milik TNI Angkatan Laut tersebut tersimpan sekitar Rp15 miliar uang baru yang akan didistribusikan kepada masyarakat di lima pulau terluar Kalimantan Selatan, yakni Pulau Karasian, Pulau Karayaan, Pulau Merabatuan, Pulau Matasiri, dan Pulau Laut Timur.

Program yang merupakan kolaborasi antara Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut ini menjadi bukti nyata kehadiran negara bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan dan layanan perbankan.

Dalam sambutannya, Gubernur H. Muhidin menyampaikan apresiasi atas komitmen Bank Indonesia dan TNI AL yang terus menjaga ketersediaan uang rupiah layak edar hingga ke wilayah yang sulit dijangkau.

LihatJuga :

MTQ XLIX Kabupaten Banjar Resmi Dibuka, 725 Kafilah Siap Berlomba, Syiar Islam dan Ekonomi Kerakyatan Berjalan Beriringan

Mahasiswa KKN ULM Edukasi Pengelolaan Sampah di Desa Gunung Antasari, Libatkan Sekolah hingga Warga

Listrik Padam Bergilir di Kalsel-Teng, Ini Penyebabnya

Tinjau PLTU Tumbang Kajuei, Ombudsman Kalteng Apresiasi Keterbukaan Informasi Proses Pemulihan Kelistrikan

Menurutnya, Ekspedisi Rupiah Berdaulat tidak hanya berkaitan dengan distribusi uang, tetapi juga menjadi simbol kedaulatan negara yang harus hadir di seluruh pelosok Indonesia tanpa terkecuali.

“Program ini sangat penting karena tidak hanya mendistribusikan uang rupiah layak edar, tetapi juga menunjukkan komitmen negara dalam melayani masyarakat hingga ke daerah-daerah yang sulit dijangkau,” ujar Muhidin.

Suasana pelepasan berlangsung khidmat. Sebelum kapal bertolak meninggalkan dermaga, Gubernur secara simbolis memasangkan rompi Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 kepada perwakilan petugas Bank Indonesia dan personel TNI Angkatan Laut yang akan menjalankan misi tersebut.

Rompi itu menjadi simbol amanah besar yang mereka emban selama perjalanan menembus lautan untuk menjangkau masyarakat di pulau-pulau terluar Kalimantan Selatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Muhammad Anwar Bashori, Komandan KRI Hiu-634 Letkol Laut (P) Andy Ribuantoro, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, Ketua DPRD Kalimantan Selatan H. Supian HK, Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, Kabinda Kalsel Kombes Pol Sentot Adi Dharmawan, Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj. Ananda, serta Rektor UIN Antasari Banjarmasin Prof. Dr. Hj. Nida Mufidah.

Di sejumlah wilayah kepulauan dan daerah terpencil, akses terhadap uang rupiah layak edar masih menjadi tantangan. Tidak jarang masyarakat menggunakan uang yang sudah lusuh, robek, bahkan sulit dikenali nominalnya akibat terbatasnya akses penukaran uang.

Karena itu, kehadiran Ekspedisi Rupiah Berdaulat menjadi sangat penting untuk memastikan masyarakat memperoleh uang yang layak digunakan dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.

Selain mendistribusikan uang baru, tim ekspedisi juga akan menarik uang yang sudah tidak layak edar untuk kemudian digantikan dengan uang yang lebih baik sesuai standar Bank Indonesia.

Muhidin menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap rupiah sekaligus memperkuat kehadiran negara hingga ke wilayah terluar.

“Kita doakan bersama agar seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan lancar, selamat sampai tujuan, dan kembali dengan selamat. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana,” katanya.
Edukasi QRIS hingga Pelosok Kepulauan

Tidak hanya membawa uang baru, tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat juga mengemban misi edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan sistem pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap masyarakat di wilayah kepulauan mulai mengenal dan memanfaatkan transaksi digital untuk mendukung aktivitas ekonomi yang lebih modern dan efisien.

Menurut Muhidin, pengembangan QRIS di daerah kepulauan harus dibarengi dengan peningkatan infrastruktur telekomunikasi dan akses internet agar penggunaannya dapat berjalan optimal.

“Kami berharap masyarakat di wilayah kepulauan semakin memahami penggunaan QRIS sehingga transaksi digital dapat digunakan lebih luas dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Muhammad Anwar Bashori, menjelaskan bahwa penyediaan uang kartal berkualitas di seluruh wilayah Indonesia merupakan amanat undang-undang yang harus dilaksanakan Bank Indonesia.

Namun, luasnya wilayah Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau membuat tugas tersebut tidak dapat dilakukan sendiri oleh BI sehingga membutuhkan dukungan berbagai pihak, khususnya TNI Angkatan Laut.

Menurutnya, sejak tahun 2012 Bank Indonesia secara rutin menjalankan program ekspedisi kas keliling untuk menjangkau daerah-daerah yang sulit diakses.

Hingga saat ini, program tersebut telah melayani hampir 700 pulau di seluruh Indonesia. Pada tahun 2026, BI menargetkan distribusi uang layak edar ke sekitar 650 hingga 670 pulau yang tersebar di berbagai wilayah nusantara.

“Negara harus hadir untuk memastikan masyarakat di pulau-pulau terluar mendapatkan akses yang sama terhadap uang rupiah layak edar sebagaimana masyarakat di kota-kota besar,” tegas Anwar Bashori.

Ia mengungkapkan bahwa masih ditemukan uang dalam kondisi rusak, lusuh, dan tidak layak edar di sejumlah wilayah terpencil. Oleh sebab itu, layanan kas keliling terus dilakukan secara berkelanjutan.
Sinergi BI dan TNI AL Menembus Batas Nusantara

Keberhasilan Ekspedisi Rupiah Berdaulat tidak lepas dari dukungan TNI Angkatan Laut yang menyediakan armada kapal perang untuk mengangkut tim dan uang rupiah ke wilayah yang sulit dijangkau transportasi umum.

KRI Hiu-634 yang dipimpin Letkol Laut (P) Andy Ribuantoro menjadi ujung tombak pelaksanaan misi tahun ini. Kapal tersebut akan menempuh perjalanan laut selama beberapa hari untuk menjangkau lima pulau tujuan.
Perjalanan yang dilalui tentu tidak mudah. Gelombang laut, cuaca yang berubah-ubah, hingga keterbatasan fasilitas pelabuhan di pulau-pulau kecil menjadi tantangan yang harus dihadapi para petugas.

Namun, semangat menjaga kedaulatan rupiah dan memberikan pelayanan kepada masyarakat menjadi motivasi utama seluruh personel yang terlibat.

Menjelang keberangkatan, sebuah momen hangat mewarnai kegiatan saat Muhammad Anwar Bashori menyerahkan cenderamata kepada Gubernur H. Muhidin didampingi Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra sebagai simbol sinergi dan komitmen bersama dalam menjaga kedaulatan ekonomi Indonesia.

Melalui Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, pemerintah berharap tidak ada lagi masyarakat di wilayah terluar yang kesulitan memperoleh uang rupiah layak edar. Lebih dari itu, program ini menjadi bukti bahwa negara terus hadir hingga ke pulau-pulau paling jauh, memastikan roda perekonomian tetap berjalan dan kedaulatan rupiah tetap tegak di seluruh penjuru Nusantara.

Share31Tweet20Send

Related Posts

MTQ XLIX Kabupaten Banjar Resmi Dibuka, 725 Kafilah Siap Berlomba, Syiar Islam dan Ekonomi Kerakyatan Berjalan Beriringan

MTQ XLIX Kabupaten Banjar Resmi Dibuka, 725 Kafilah Siap Berlomba, Syiar Islam dan Ekonomi Kerakyatan Berjalan Beriringan

by Az-Zukhairy
1 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR - Semangat syiar Islam menggema di Kecamatan Martapura Timur saat Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XLIX Tingkat Kabupaten Banjar...

Mahasiswa KKN ULM Edukasi Pengelolaan Sampah di Desa Gunung Antasari, Libatkan Sekolah hingga Warga

Mahasiswa KKN ULM Edukasi Pengelolaan Sampah di Desa Gunung Antasari, Libatkan Sekolah hingga Warga

by erna wati
1 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Lingkungan Hidup Kelompok 19 Universitas Lambung Mangkurat terus menggalakkan edukasi...

Komisi III DPRD Tanah Bumbu Monitoring PT BIB, Tindaklanjuti Keluhan Warga soal Debu Batu Bara

Komisi III DPRD Tanah Bumbu Monitoring PT BIB, Tindaklanjuti Keluhan Warga soal Debu Batu Bara

by erna wati
1 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU – Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Bumbu melakukan monitoring ke area operasional PT Borneo Indobara (BIB) di...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In