REDAKSI8.COM, MARTAPURA — Global Rescue Network (GRN) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kalimantan Selatan, FAJI Banjarbaru, FAJI Kabupaten Banjar, serta komunitas penggiat lingkungan.


Penyaluran bantuan tahap kedua tersebut berlangsung pada Sabtu (17/1/2026), dengan menyasar dua wilayah terdampak banjir, yakni Desa Keliling Benteng Ulu, Kecamatan Martapura Barat, dan Desa Gudang Hirang Tengah, Kecamatan Sungai Tabuk.
Sebanyak 150 paket bantuan dibagikan kepada masyarakat.
Ketua FAJI Kalimantan Selatan, Bandi Chairullah, menjelaskan kegiatan itu merupakan lanjutan dari bantuan tahap pertama yang telah disalurkan pada awal Januari lalu.
Menurutnya, bantuan difokuskan untuk membantu pemulihan warga pascabanjir.
“Selain paket sembako, kami juga menyalurkan clean up kit agar warga dapat membersihkan rumah dan lingkungan setelah banjir surut,” kata Bandi.

Adapun bantuan sembako yang diberikan meliputi kebutuhan pokok seperti minyak goreng, gula, mie instan, sarden, garam, teh celup, dan telur.
Sementara paket kebersihan berisi peralatan seperti ember dan deterjen untuk menunjang kegiatan pembersihan rumah warga.
Bandi turut menyampaikan apresiasi kepada Global Rescue Network, PB FAJI, serta seluruh relawan dan komunitas yang terlibat dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Hal senada disampaikan Ketua FAJI Banjarbaru, M. Ihsanul Hakim, Ia menilai sinergi lintas organisasi menjadi kekuatan utama dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dan menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap korban banjir di Kabupaten Banjar,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan warga Desa Keliling Benteng Ulu, Ahmad Kusasi, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat.
“Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami yang terdampak banjir. Semoga kebaikan seluruh pihak yang terlibat mendapat balasan,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, para relawan berharap semangat gotong royong dan solidaritas kemanusiaan terus tumbuh, khususnya dalam menghadapi bencana alam di Kalimantan Selatan.



