REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Keadilan Untuk (Aku) Juwita memadati kawasan Nol Kilometer, Kota Banjarbaru, Kamis (3/4/2025) siang. Mereka turun ke jalan dengan satu tujuan: menuntut keadilan atas kematian Juwita.
Dengan membawa spanduk dan meneriakkan yel-yel perjuangan, massa mendesak agar kasus ini diselesaikan secara transparan dan menyeluruh. Mereka juga meminta pihak berwenang segera menetapkan tersangka serta menjamin proses peradilan yang terbuka dan adil.
“Kami tidak ingin ada yang ditutup-tutupi. Semua harus dibuka secara transparan motifnya, siapa saja yang terlibat, dan apa yang sebenarnya terjadi,” tegas Koordinator aksi, Suroto.
Ia juga menegaskan bahwa aksi ini bukan yang terakhir. Mereka berkomitmen untuk terus mengawal kasus hingga keadilan benar-benar ditegakkan.
Tak hanya menuntut transparansi, massa juga menginginkan hukuman maksimal bagi pelaku.
“Nyawa harus dibayar dengan nyawa! Kami menolak negosiasi dalam bentuk apa pun. Pelaku harus dihukum seberat-beratnya karena telah menghilangkan nyawa Juwita,” seru salah satu orator aksi.
Di tengah aksi yang semakin memanas, seorang peserta bernama Iqbal menambahkan bahwa keadilan harus ditegakkan tanpa kompromi.
“Walaupun langit runtuh, keadilan tidak boleh goyah. Kami berharap kasus ini menjadi yang terakhir, agar tidak ada lagi pembunuhan terhadap jurnalis di masa depan,” ujarnya penuh semangat.
Aksi ini berlangsung damai, namun pesan yang disampaikan begitu lantang: tidak ada ruang bagi ketidakadilan. Semua mata kini tertuju pada langkah hukum selanjutnya.
