REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Bagian Organisasi Sekretariat Daerah menggelar Forum Konsultasi Publik untuk mereviu standar pelayanan di Dinas Pendidikan serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
Kegiatan itu berlangsung pada Kamis (25/9/2025) di Aula Widyatama Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru.

Forum yang mengusung tema “Mewujudkan Pelayanan Publik Ramah Kelompok Rentan Menuju Generasi Indonesia Emas” ini dibuka oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Setda Banjarbaru, Abdul Basid.
Acara turut dihadiri perwakilan Ombudsman RI, akademisi Universitas Lambung Mangkurat, penyelenggara layanan publik, Forum RT/RW, organisasi masyarakat, serta media massa.
Abdul Basid menegaskan, pelayanan publik adalah wajah birokrasi yang mencerminkan integritas dan profesionalisme aparatur pemerintah.
“Saya mengajak semua pihak menjadikan pelayanan publik bukan hanya sekadar label, melainkan budaya yang harus kita internalisasi. Setiap unit kerja wajib memiliki integritas, kredibilitas, dan komitmen melayani dengan sepenuh hati,” ujarnya.
Menurut Basid, Forum Konsultasi Publik ini menjadi wadah menyatukan pemahaman antara penyelenggara dan pengguna layanan.
Tujuannya, melahirkan kebijakan yang efektif sekaligus mampu meningkatkan kualitas layanan masyarakat.
Dalam forum tersebut, Dinas Pendidikan mendapat reviu terkait pelayanan bagi penyandang disabilitas, sementara Disdukcapil menjalani evaluasi menyeluruh atas standar pelayanannya.
“Melalui forum ini, kami harap seluruh perangkat daerah, khususnya Disdik dan Disdukcapil, semakin memahami prinsip pelayanan publik, konsisten menerapkan etika pelayanan, serta terus berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tambah Basid.
Selain menjadi ruang monitoring dan evaluasi, forum ini juga diharapkan memberi masukan untuk penyusunan kebijakan, menyelaraskan harapan publik dengan kemampuan penyelenggara, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam peningkatan layanan publik di Kota Banjarbaru.



