REDAKSI8.COM, BANJAR – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Banjar kembali menghadirkan layanan jemput bola bagi masyarakat. Kali ini, pelayanan pembuatan akta kelahiran dan akta kematian digelar di Kantor Desa Surian, Kecamatan Mataraman, pada Selasa (12/5/2026) siang.
Program tersebut dilakukan untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor Dukcapil Kabupaten Banjar di Martapura. Dalam pelayanan itu, warga dapat melakukan pendaftaran, verifikasi berkas, hingga penerbitan dokumen secara langsung di lokasi.
Sejak pagi hari, antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi. Warga datang silih berganti ke kantor desa untuk memanfaatkan layanan administrasi kependudukan tersebut. Banyak di antara mereka yang selama ini belum sempat mengurus dokumen keluarga karena keterbatasan waktu, biaya transportasi, maupun jarak tempuh menuju kota.
Pambakal Desa Surian, Supiani, menyampaikan apresiasi kepada Dukcapil Kabupaten Banjar atas terselenggaranya layanan jemput bola tersebut. Menurutnya, program ini sangat membantu masyarakat desa, terutama warga yang memiliki keterbatasan akses transportasi.
“Kami sangat berterima kasih kepada Dukcapil Kabupaten Banjar yang telah memberikan layanan langsung ke desa kami. Ini sangat membantu warga, terutama yang memiliki keterbatasan untuk pergi ke kota,” ujarnya.
Supiani juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan pelayanan tersebut sebaik mungkin. Ia menegaskan bahwa dokumen kependudukan seperti akta kelahiran dan akta kematian memiliki peran penting dalam berbagai kebutuhan administrasi.
“Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya memiliki dokumen seperti akta kelahiran dan akta kematian karena sangat dibutuhkan untuk keperluan pendidikan, kesehatan, maupun administrasi lainnya,” tambahnya.
Salah seorang warga, Ratna, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan langsung di desa tersebut. Ia menilai proses pengurusan menjadi lebih cepat dan praktis dibanding harus datang ke Martapura.
“Biasanya kami harus ke Martapura untuk mengurus akta, tetapi sekarang bisa langsung di desa. Prosesnya juga cepat dan petugasnya ramah,” ungkapnya.
Hal serupa disampaikan Rahman, warga lainnya yang berharap program jemput bola seperti ini dapat rutin dilaksanakan di desa-desa lain di Kabupaten Banjar.
“Program seperti ini sangat bagus. Semoga ke depan bisa sering diadakan agar semua warga bisa terlayani,” katanya.
Melalui layanan jemput bola ini, Dukcapil Kabupaten Banjar berharap masyarakat semakin tertib administrasi kependudukan dan memiliki dokumen resmi yang lengkap. Selain memudahkan warga, program ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Banjar.



