REDAKSI8.COM, BANJARMASIN — Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru.
Dua tenaga kesehatannya berhasil meraih penghargaan Tenaga Kesehatan Teladan Provinsi Kalimantan Selatan 2025 yang diumumkan dalam acara penganugerahan resmi di Hotel Banjarmasin International (HBI), Rabu (20/8).

Dua sosok inspiratif itu adalah dr. Noor Syarifahtati, yang dinobatkan sebagai Juara 1 kategori Dokter, dan Saniyah, S.Kep., Ns, yang meraih Juara 1 kategori Keperawatan.
Keduanya dinilai unggul dalam dedikasi, inovasi, serta kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan di wilayah Kalsel.
Penghargaan ini diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan sebagai bentuk apresiasi kepada para tenaga medis yang menunjukkan kinerja luar biasa dalam pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat provinsi.
Direktur RSD Idaman, dr. Danny Indrawardhana, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas capaian tersebut.
“Selamat kepada dr. Noor dan Saniyah atas prestasi yang sangat membanggakan ini. Semoga menjadi inspirasi bagi seluruh tenaga kesehatan di RSD Idaman untuk terus berprestasi dan mengutamakan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, dr. Danny menyebut penghargaan ini menjadi bukti bahwa tenaga kesehatan RSD Idaman memiliki kompetensi, etika, dan komitmen tinggi dalam profesinya.
Ia menegaskan, rumah sakit akan terus mendukung peningkatan kualitas SDM dan fasilitas demi pelayanan yang optimal.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, dr. Diauddin, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran tenaga kesehatan teladan dalam mendukung percepatan pencapaian indikator kesehatan masyarakat, seperti penurunan angka kematian ibu dan bayi, pengurangan stunting, serta peningkatan akses dan mutu layanan kesehatan di seluruh daerah.
Ajang penghargaan ini melombakan berbagai kategori profesi kesehatan, mulai dari dokter, dokter spesialis, perawat, bidan, tenaga gizi, hingga tenaga teknik biomedika.
Proses seleksi dilakukan secara ketat, dengan menilai aspek kompetensi, inovasi layanan, serta dampak terhadap masyarakat.
Dengan torehan ini, RSD Idaman semakin memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan yang tak hanya mengutamakan kualitas layanan, tetapi juga pengembangan profesionalisme sumber daya manusianya.



